"Tidak ada pilihan, pemuda Indonesia harus mengerahkan segala potensi dan kreativitasnya menghadapi era globalisasi, terutama menghadapi masyarakat Ekonomi Asean 2015," kata Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo di hadapan ratusan Pramuka se Kalimantan Barat dalam acara api unggun di halaman rumah adat Dayak, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (28/8) petang.
Kreativitas dalam bidang teknologi atau ekonomi dituntut sehingga bisa membantu masyarakat sekitar. Misalnya, bisa tumbuh jika pemuda Indonesia mempunyai tekad untuk maju bersaing.
"Saya percaya pemuda Indonesia, terutama para Pramuka Indonesia pasti bisa. Kita punya sumber daya alam dan manusia yang unggul," katanya pula.
Pemerintah lewat Kementerian Pemuda dan Olaharaga, lanjut Roy, siap memfasilitasinya dengan berbagai kegiatan, salah satunya dengan merevitalisasi peran pramuka. Pramuka, program SP3 (sarjana pergerak pemuda pedesaan), pemuda kreatif, dan kegiatan kepemudaan di Kemenpora dikatakan Roy Suryo adalah contoh kegiatan kegiatan yang diharapkan bisa menunjang pemuda menyambut era globalisasi dalam Masyarakat Ekonomi Asean 2015.
"Ada juga program pertukaran pemuda. Beberapa waktu lalu saya mengantar anggota Paskibraka ke Jepang. Agar mereka bisa belajar mengambil hikmah yang positif dari negara lain," kata Roy.
Menpora Roy Suryo ke Pontianak Kalbar dalam rangkaian Program Lintas Katulistiwa. Pontianak termasuk satu wilayah yang terlewati garis Katulistiwa, selain di Raja Ampat, Palu, Padang dan Ternate. Berbagai kegiatan olahraga dan Kepemudaan dilaksanakan Roy Suryo di acara tersebut.
[wid]
BERITA TERKAIT: