Petenis yang pernah berpose bugil ini mengawali set pertamanya dengan kurang apik, Radwanska sempat tertinggal poin hingga skor 1-2. Tapi dia mampu mengubah skor menjadi 3-2. Justru Azarenka yang membuat kesalahan sendiri saat memberikan spank ke arah Radwanska, malah menabrak net skor menjadi 6-2 untuk keunggulan lawannya.
Azarenka nampak kecewa berteriak sambil memukul lapangan keras dengan raket mahalnya sebagai pelampiasan kesalahannya.
Di set kedua, Azarenka mengulang melakukan kesalahan sendiri, akibat bermain tanpa membaca gelagat Radwanska yang pandai mengecoh. Azarenka memang tidak kelihatan terperdaya namun justru kembali membenturkan bola muntahan Radwanska ke arah net. Untuk kedua kalinya ia marah dan membanting raket.
Kemarahan pada saat skor 3-2 ini lebih spesial karena raket dipukul-pukul ke tanah hingga penyok sebagai ungkapan rasa kesal. Pukulan Crosscourt Radwanska mulai membuat Azarenka letih sampai tidak mampu membendung serangan hingga skor berakhir 6-2.
Kemenangannya ini sangat penting bagi petenis yang akrab disapa Aga ini, karena di semifinal dia akan melampiaskan dendamnya terhadap wakil Rusia, Ekatarina Makarova yang telah mengalahkannya pada putaran keempat pada tahun lalu di AS Open dan babak yang sama di Wimbledon 2014. “Di sini saya telah merancang pembalasan,†kata Radwanska dikutip WTA.
Radwanska mengaku kalau kelemahannya adalah menghadapi petenis kidal seperti Makarova.
Sementara itu, semifinal lainnya akan mempertemukan dua bersaudara dari Amerika Serikat, Serena dan Venus Williams. Meski berpredikat sebagai juara bertahan, Serena mengaku sang kakak bukanlah lawan yang mudah untuk dibunuh. ***
BERITA TERKAIT: