Penyerahan secara simbolis dilakukan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, kemarin. Total bonus yang digelontorkan sebesar Rp 54,1 miliar untuk 821 jumlah atlet, pelatih, asisten pelatih melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Alfitra Salam menjelaskan, bonus itu diberikan kepada 555 atlet, 260 pelatih, dan enam asisten pelatih.
Atlet peraih medali emas nomor perorangan menerima Rp 200 juta, perak 50 juta, dan perunggu 30 juta. Atlet peraih medali emas nomor beregu masing-masing menerima Rp 100 juta, perak 25 juta, dan perunggu 15 juta.
Sedangkan pelatih yang mengantarkan atletnya meraih medali emas mendapatkan bonus Rp 60 juta, perak 40 juta, dan perunggu 25 juta. Asisten pelatih peraih emas mendapatkan Rp 30 juta, perak 20 juta, perunggu Rp 12.500.000. “Mereka terima bersih sesuai dengan jumlah yang kami umumkan. Itu sudah dipotong pajak,†ujar Alfitra Salam di Kantor Kemenpora, kemarin.
Alfitra mengatakan dana itu, menurut peraturan, harus dikucurkan secara bersamaan, sehingga jika ada satu saja atlet yang datanya belum lengkap, yang lain harus menunggu. “Tinggal belasan atlet saja kok yang belum lengkap.â€
Berbeda dengan SEA Games, pemerintah lebih variatif memberikan bonus kepada para atlet berprestasi di Paragames (pesta olahraga Asia Tenggara untuk atlet berkebutuhan khusus). Bagi peraih medali emas nomor perorangan atau
double akan mendapat Rp 117,6 juta, medali perak Rp 52,9 juta, dan perunggu Rp 29,4 juta. Sementara untuk beregu peraih emas Rp 58,8 juta, perak Rp 26,4 juta, perunggu Rp 14,7 juta.
Sementara pelatih ASEAN Para Games yang atletnya meraih emas mendapat bonus sebesar Rp 29,4 juta, perak Rp 14,7 juta, dan perunggu Rp 8,8 juta. Untuk asisten pelatih yang atletnya meraih emas mendapat bonus sebesar Rp 14,7 juta, perak Rp 7,4 juta, dan perunggu Rp 4,4 juta.
Rini Budiarti, salah satu dari atlet penerima bonus SEA Games XXVII menyambut gembira kabar baik tersebut. “Lega juga (akhirnya bonus bisa keluar), soalnya sudah lama juga ‘kan, (janjinya) dari Januari, Februari, Maret, tapi baru sekarang,†kata atlet halang rintang 3.000 meter ini. ***
BERITA TERKAIT: