Petenis Andalan Bertumbangan

Jelang Perempatan Final Davis Cup 2014

Kamis, 03 April 2014, 08:23 WIB
Petenis Andalan Bertumbangan
Richard Gasquet
rmol news logo Kesempatan Perancis menjuarai turnamen Davis Cup 2014 berkurang setelah petenis andalannya, Richard Gasquet dipastikan mundur.

Berdasarkan jadwal, Gasquet akan menghadapi petenis Jerman, Tobias Kamke pada perempat final Davis Cup di Nancy 4-6 April.

Belakangan petenis nomor 11 dunia itu dikabarkan mundur akibat cedera punggung bagian bawah.

Kapten tim Perancis, Arnaud Clement langsung memanggil Edouard Roger-Vasselin dan Michael Llodra untuk mengisi absennya Gasquet yang bakal menjalani pemulihan sekitar delapan hari ke depan.

Mereka akan bergabung dengan Jo Wilfried Tsonga, Gail Monfils dan Julien Benneteau.

Menilik rekor tim Prancis dan Jerman, di atas kertas Perancis lebih diunggulkan. Perancis memenangi enam pertemuan terakhir melawan Jerman, termasuk empat pertandingan di Grup Dunia. Gasquet dkk terbukti selalu memenangi laga tersebut.

Serupa dengan lawannya, tim Jerman juga diterpa cedera pemain, malah jumlahnya lebih banyak. Tercatat ada tiga pemain papan atas mereka yang cidera. Mereka adalah Tommy Haas, Philipp Kohlschreiber dan Florian Mayer.

Jerman terakhir kali menang lawan Prancis pada 1938. Bentrokan di Nancy akan menjadi pertemuan kesepuluh antara kedua negara.

Ceko juga akan berangkat ke Tokyo untuk menantang Jepang tidak dengan kekuatan terbaik. Petenis andalan Ceko,  Tomas Berdych tidak akan dimainkan karena masih dalam perawatan. Mereka mengandalkan Lukas Rosol untuk mengisi tempat Berdych. Sementara Radek Stepanek kemungkinan akan bermain selama tiga hari.

Inggris yang memiliki wakil, Andy Murray musim ini  posisinya kian merosot. Menurunnya prestasi juara Wimbledon 2013 itu terjadi sejak mengalami cedera punggung pada musim lalu.

Saat ini Murray berada di urutan kedelapan. Dia mesti puas berada di belakang Tomas Berdych, David Ferrer, dan Juan Martin del Potro. Bisa dikatakan itu merupakan peringkat terendah sepanjang karir Murray dalam enam tahun terakhir. Bukan mustahil, dengan keadaan ini akan dimanfaatkan tim Jepang yang haus meraih gelar bergengsi di Grup Dunia.

Dengan mengandalkan Kei Nishikori, Go Soeda, Tatsuma Ito, dan Yasutaka Uchiyama, bisa membuka peluang bagi Jepang untuk mengukir sejarah di Davis Cup 2014. ***
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA