Islamic Medical Service (IMS) mencatat hingga saat ini ada sekitar 3.200 warga Kampung Pulo yang mengeluhkan kondisi kesehatannya.
"Kebanyakan anak-anak dan wanita lansia (lanjut usia)," ujar Dokter IMS, Edy kepada
Rakyat Merdeka Online di sela kesibukannya di Kampung Pulo, Minggu (26/1).
Ia mengatakan, mayoritas pasien menderita infeksi saluran pernapasan. Selain itu, penyakit kulit seperti jamur yang disebabkan air kotor dan luka luar serta sakit diare karena kurang minum atau makan tidak teratur. Untuk hari ini saja, pihaknya telah menerima sebanyak 50 pasien.
Ketersedian obat menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi pihaknya. Edy menjelaskan, selama ini obat yang ada diperoleh dari donatur dalam bentuk uang. Sementara, sebagian besar donatur mereka tidak tetap.
Akibatnya, pernah beberapa waktu lalu karena kekurangan obat, pihaknya terpaksa menghentikan pelayanan kesehatan korban banjir selama empat jam.
"Tapi untuk sekarang, Insya Allah cukup," ungkap Edy.
[wid]
BACA JUGA: