Dinkes DKI: 22.124 Warga Terserang Penyakit Akibat Banjir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 21 Januari 2014, 18:18 WIB
Dinkes DKI: 22.124 Warga Terserang Penyakit Akibat Banjir
FOTO:NET
rmol news logo Banjir yang melanda sebagian besar wilayah Jakarta dalam sepekan terakhir membuat warga terserang berbagai penyakit.

Dins Kesehatan Pemprov DKI melansir data warga yang menderita sakit akibat banjir selama sepekan terhitung Senin (13/1) hingga kemarin (20/1) ada sebanyak 22.124 orang. 21 pasien di antaranya telah dirujuk ke rumah sakit terdekat.

"Penyakit muncul akibat lingkungan. Karena lingkungan terkena banjir, maka kesehatan menjadi sangat rentan," terang Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emmawati di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (21/1).

Menurut Dien, petugas kesehatan harus benar-benar mengawasi warga, lalu dapat membawa pasien yang sakit ke puskesmas terdekat. Mayoritas pasien adalah pengungsi. Penyakit yang diderita kebanyakan seperti flu, gatal-gatal, batuk pilek, diare dan demam.

Grogol Petamburan dan Cengkareng, Jakarta Barat adalah area paling banyak terjangkit penyakit tersebut. Dalam sehari saja, jumlah pasien yang terdaftar di dua area ini mencapai 1.859 orang. Seluruhnya menyampaikan keluhan penyakit batuk pilek, flu, gatal-gatal, diare dan demam.

Namun, ada juga pasien yang menderita penyakit parah seperti stroke, bayi yang mengalami kejang-kejang, diare berat dan asma berat. Pasien seperti itu langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat.

“Rujukan sejak dari pertama banjir kita larikan ke RS Budhi Asih, Jakarta Timur. Karena wilayah Jakarta Timur paling banyak terendam banjir," ujarnya.[wid]
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA