"Jumlah yang berobat ada 4.300 dengan beragam penyakit," ujar Kepala Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta Dien Emmawati, Minggu (19/1).
Menurutnya, rata-rata pengungsi mengeluhkan penyakit batuk, flu, dan demam. Penyakit yang kerap timbul karena faktor cuaca yang berubah-ubah secara ekstrim. Tak sedikit juga pengungsi yang menderita gatal-gatal.
"Bakteri dari air kali mengakibatkan sejumlah warga gatal-gatal," kata Dien.
Namun begitu, Dien memastikan, pihaknya akan terus menempatkan petugas di lapangan guna membantu pengungsi selama air banjir belum surut. Dinkes DKI masih mendirikan sebanyak 14 posko kesehatan yang tersebar di sejumlah lokasi banjir.
"Kalau sudah surut kita mulai lakukan sosialisasi," demikian Dien.
[wid]
BACA JUGA: