Jokowi Diminta Naikkan Status Banjir Jakarta Jadi Tanggap Darurat

Minggu, 19 Januari 2014, 19:34 WIB
Jokowi Diminta Naikkan Status Banjir Jakarta Jadi Tanggap Darurat
FOTO:NET
rmol news logo Kondisi banjir yang melanda sebagaian besar wilayah Jakarta kali ini hampir menyerupai peristiwa pada tahun 2013 lalu. Apalagi, ditambah dengan terganggunya roda perekonomian, seperti banjir yang merendam Stasiun Tanah Abang, sehingga mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, banjir tahun 2014 ini merendam sekitar 17,40 persen dari total wilayah, sedangkan saat banjir tahun lalu mencapai 17,73 persen.

"Makanya, kita usul kepada Gubernur agar menaikkan status kondisi ibu kota saat ini," kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Wiriyatmoko dalam konferensi pers di Balai Kota, Jakarta Pusat, Minggu (19/1).

Selain itu, dia menuturkan berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan dengan intensitas tinggi masih akan mengguyur Jakarta hingga beberapa hari ke depan.

"Melihat kondisi tersebut, kiranya Gubernur perlu mempersiapkan Surat Keputusan (SK) terkait perubahan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat. Terlebih, sudah mengganggu kegiatan perekonomian," tutur Wiriyatmoko.

Dia mengungkapkan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan kondisi di lapangan untuk mengantisipasi perubahan status. Selain itu, juga menyiapkan rekomendasi untuk disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta.

"Penentuan status itu hanya bisa dilakukan oleh Gubernur. Sementara itu, kita persiapkan kondisi sebaik-baiknya di lapangan. Besok, kita akan lakukan pertemuan lebih lanjut dengan Pak Jokowi," kata Wiriyatmoko seperti dikutip dari Antaranews.

Saat ini, dia menambahkan, terdapat sebanyak 134 titik banjir dan genangan yang tersebar di wilayah DKI dengan total pengungsi mencapai 40.057 jiwa. Pihak BPBD telah mengerahkan sebanyak 1.539 personel di 300 titik rawan banjir.[wid]
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA