Gerakan lay-ups Parker yang mencetak total 27 angka menjadi poin penutup Spurs saat pertandingan tinggal menyisakan waktu 43 detik lagi. “Malam ini saya bermain agresif. Saya senang sekali bisa mencetak poin di detik-detik akhir,†kata Parker seperti dilansir situs NBA.
Parker mengaku motivasi bermainnya meningkat setelah rekan setimnya, Tim Duncan, ditarik keluar. Begitu memasuki arena, Parker menyatakan begitu bersemangat membawa Spurs menang atas Pelicans. “Untuk membawa tim menang, kami harus bermain terus menyerang,†sambung Parker.
Kemenangan ini semakin memperkokoh Spurs di peringkat pertama klasemen NBA wilayah Barat dengan meraih 30 kali kemenangan. Sementara bagi Pelicans, kekalahan dari Spurs semakin menambah daftar panjang tim asuhan Monty Williams itu.
Pasalnya selama enam pertandingan terakhir, Pelicans belum pernah sekalipun merasakan kemenangan. “Sebenarnya kami mempunyai peluang untuk meraih kemenangan (melawan Spurs), tapi anak-anak kurang sempurna dalam penyelesaian akhir,†kata Monty.
Pada kuarter pertama, Pelicans sebenarnya unggul dengan skor 28-24. Namun pada kuarter kedua, Spurs yang tampil terus menekan mampu berbalik unggul setengah poin 52-51.
Memasuki kuarter ketiga, Spurs yang memimpin pada kuarter sebelumnya akhirnya mampu mengacaukan permainan Pelicans yang terlihat mulai mengendur. Alhasil, sebelum Tim Duncan ditarik kelua, Tony Parker membawa Spurs unggul dengan mencetak sembilan angka.
Melihat para pemain Pelicans yang mulai melemah, Parker yang masuk menggantikan Duncan akhirnya menjadi pelecut semangat rekan-rekannya. ***
BERITA TERKAIT: