Jakarta Kebanjiran, Ahok Kembali Salahkan Pemkot Depok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 13 Januari 2014, 20:40 WIB
Jakarta Kebanjiran, Ahok Kembali Salahkan Pemkot Depok
BASUKI T PURNAMA/NET
rmol news logo Pemprov DKI tak mau dipersalahkan atas kondisi ibukota yang terendam banjir saat ini. Jebolnya tanggul Kali Laya yang di perumahan Bukit Cengkeh II, Depok, Jawa Barat pun dituding sebagai biang banjir hingga meluas ke sebagian besar wilayah Jakarta.

"Cibubur yang dulu tidak terkena banjir malah sekarang kena. Itu akibat tanggul jebol," tuding Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau disapa Ahok usai mengikuti rapat koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan) di Jakarta, Senin (13/1).

Ahok mengaku sudah memprediksi kondisi itu jauh-jauh hari. Untuk mengatasinya, menurut dia, salah satunya dengan membeli lahan seluas 90 hektar di kawasan Depok. Nantinya lahan yang dibeli itu akan dijadikan Pemprov DKI sebagai wilayah penyerapan air atau embung. Namun ide tersebut, kata Ahok, ditolak mentah-mentah oleh Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail.

"Kita baru bilang mau beli saja Walikota Depok langsung marah. Jadi harus jadi presiden dulu baru bisa urusin kamu nanti kan," tutur Ahok dengan kesal.

Sebagai alternatif, Ahok mengatakan, Pemprov DKI pun menjalin kerja sama dengan Kementerian PU untuk membangun sodetan-sodetan ke Banjir Kanal Timur kemudian dari Katulampa ke Cisadane.

"Maka kita pingin sodetan yang ke Kanal Banjir Timur sama sodetan Katulampa ke Cisadane beres, tapi sekarang kan pusat yang ngerjai. Kita nggak bisa ambil wilayah orang. Kita harus hibahkan ke pemerintah barat misalnya, untuk mengerjakan itu," tandasnya.[wid]
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA