Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menjelaskan, hingga saat ini banjir masih menggenangi 13 kelurahan di tujuh kecamatan di Jakarta Timur. Setidaknya ada 125 RT dari 36 kelurahan yang terdampak banjir.
"Jumlah kepala keluarga (KK) sekitar 4.043. Total terdampak 12.762 orang. Yang mengungsi sekitar 3.902 tersebar di 21 lokasi pengungsian Jakarta Timur," papar Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas Komunikasi dan Kehumasan DKI, Alberto Ali di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (13/1).
Saat ini, lanjutnya, jumlah pengungsi banjir di wilayah Jakarta Selatan mencapai 1.006 jiwa. Mereka semuanya tersebar di delapan lokasi pengungsian.
"Kecamatan di Jakarta Barat ada 4 dan 10 kelurahan yang terendam. Ada 22 RW dan 66 RT juga," lanjutnya.
Untuk Jakarta Pusat sendiri terdapat 318 jiwa pengungsi di dua titik pengungsian yakni, di Masjid Rumah Susun dan Lapangan Bola RW 8 Kelurahan Karet Tengsin. Banjir parah terpantau di kecamatan Tanah Abang dan Johar Baru. Sementara untuk area Jakarta Utara belum masuk ke Pusdalop DKI.
"Untuk bantuan masih kita inventarisir di BPBD DKI. Kita fokus ke evakuasi karena banyak warga yang tetap bertahan di rumah mereka," imbuhnya.
[wid]
BACA JUGA: