Kebanyakan warga yang bermukim disitu memilih mengungsi ke pos hansip terdekat atau bertahan di lantai dua rumahnya. Dadi Dharma Jaya (27), misalnya. Ia bersama anak istrinya memutuskan tetap bertahan di dalam rumah, kendati genangan air yang sudah masuk mencapai tinggi satu meter lebih.
"Dari kemarin pagi sebenarnya sudah masuk tapi nggak tinggi. Nah pas tadi malam jam 10 airnya terus naik, terus naik. Sekarang sudah hampir seleher," tutur Dadi saat berbincang dengan
Rakyat Merdeka Online, Senin (13/1).
Menurut dia, sejauh ini belum ada bantuan logistik ataupun evakuasi dari instansi terkait.
Kondisi tak jauh berbeda di dalam komplek Green Garden, Kedoya Utara. Banjir setinggi 50-130 cm menggenangi perumahan elit tersebut. Sementara jalur lalu lintas mulai perempatan lampu merah Jalan Panjang, Kebon Jeruk menuju arah Pesing maupun arah Kedoya terpantau lumpuh akibat tergenang banjir.
Operasional halte koridor III dan VIII juga dihentikan sementara karena tak bisa dilintasi bus Transjakarta jurusan Lebak Bulus-Harmoni.
[wid]
BACA JUGA: