Danau dadakan sepanjang 1 kilometer ini justru dijadikan warga sebagai tempat mendulang rezeki. Warga berlomba-lomba menyediakan gerobak dorong untuk warga yang hendak bepergian dari Kampung Melayu ke arah stasiun Tebet, Kuningan dan sekitarnya.
"Sekali melintas kita pasang tarif sekitar Rp 10 ribu
per orang. Banyak yang membutuhkan perahu gerobak banjir ini," ujar Dani, seorang penarik gerobak yang sejak pagi telah mangkal di Jalan Kampung Melayu Besar, Senin (13/1).
Tak hanya itu, kondisi banjir ini pun dijadikan warga sebagai area nonton gratis. Entah apa yang ingin warga lihat. Namun dari ujung jembatan layang Tebet hingga ujung jembatan layanh Kampung Rambutan, puluhan warga justru asyik nonton banjir.
Selain itu, banjir setinggi pinggang orang dewasa ini juga dijadikan sebagian anak-anak sebagai kolam renang dadakan. Menggunakan pelampung dari potongan stereofoam, anak-anak ini tampak asik melompat dari satu sisi ke sisi lainnya.
"Kita lagi renang. Senang aja ada air begini sama teman-temen," ujar Abrar (9).
[wid]
BACA JUGA: