Ketua Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), Wahida Baharuddin Upa mengatakan, salah seorang anggotanya, Andi Nasrul termasuk yang ditangkap ketika berusaha menghalau aksi ratusan aparat gabungan Satpol PP dan kepolisian mengggusur tenda milik warga di Jalan Pluit Timur Blok G.
Sedangkan empat orang lainnya adalah Muhammad Ridwan dari Divisi Advokasi PBHI Jakarta serta tiga orang warga Taman Burung yakni Aji (22), Arif (30) dan Nedi (20).
Wahida menegaskan, kejadian ini tidak menyurutkan tekad pihaknya untuk terus memperjuangkan hak warga pengungsi Taman Burung Pluit.
Informasi di lapangan menyebutkan, sebelum kericuhan, warga dan aktivis sempat berdialog dengan petugas Kecamatan Penjaringan, sekitar pukul 09.30 WIB. Dalam dialog tersebut, warga dan aktivis PBHI menyatakan tak setuju dengan rencana penggusuran. Sementara itu, pemerintah DKI bersikeras tidak ada uang kerahiman.
Karena tidak adanya titik temu, dialog menjadi panas. Polisi pun langsung mengamankan situasi dan menangkap lima orang yang dianggap provokator. Mereka yang ditangkap sempat melakukan perlawanan. Beberapa orang pun harus digotong atau digiring paksa ke mobil polisi.
[wid]