Demikian dikatakan oleh Chief de Mission kontingen Indonesia Azlizar Tanjung di Jakarta, Rabu malam (13/11). Menurut Azlizar, estimasi itu sudah dibahas secara matang oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) setelah melihat kinerja pelatnas selama ini.
"Ada 460 medali emas yang akan diperebutkan pada SEA Games mendatang. Untuk bisa jadi juara umum lagi, kita harus meraih setidaknya 25 persen dari alokasi itu, yaitu mencapai 110-125 medali emas," kata Azlizar.
Sedang dana keberangkatan kontingen Indonesia ke SEA Games Myanmar 2013 dipatok senilai Rp 49 miliar. Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga memberikan dana sebesar Rp 49 miliar kepada Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk keberangkatan kontingen Indonesia ke ajang SEA Games Myanmar pada akhir tahun ini.
Ketua KOI, Rita Subowo mengatakan dengan jumlah dana yang terbatas tersebut, pihaknya harus menggunakannya dengan akurat hanya untuk keberangkatan kontingen yang jumlahnya 932 orang.
"Saat ini ketua kontingen dengan dengan tim manajer masing-masing cabang olahraga masih membahas jumlah orang yang berangkat juga bagi cabor yang akan berangkat lebih dulu. Orang-orang yang berangkat harus akurat jumlahnya, tidak ada toleransi," ujar Rita.
Rita mengungkapkan dana sebesar Rp49 miliar itu bukan hanya untuk keberangkatan atlet. Kemenpora juga menyertakan dana untuk pembayaraan uang saku atlet selama bulan Oktober-November yang belum dibayarkan. Dana untuk itu sebesar Rp 8 miliar.
"Harusnya dibayarkan melalui Prima (Program Indonesia Emas), tapi kami diminta untuk membayarkan persiapan atlet selama menjalani pelatnas (pemusatan latihan nasional)," kata Rita menambahkan.
Dana pembayaran uang saku tersebut, lanjut Rita diharapkan mulai bisa dibayarkan kepada atlet penghuni pelatnas SEA Games 2013 Myanmar mulai pekan depan. Hal itu sudah menjadi komitmen KOI untuk mendahulukan pemenuhan hak atlet.
[dem]
BERITA TERKAIT: