Meski treknya terbilang sempit dan jarang jadi favorit
rider lain, Hayden selalu antusias menantang tiap sektor yang
tricky tapi menyenangkan buatnya.
“Saya punya beberapa memori hebat di Valencia. Orang-orang berpikir trek ini terlalu sempit buat MotoGP, tapi sebenarnya saya suka trek ini. Layout-nya ramping dan sepertinya bagus buat Ducati,†kata Hayden dikutip
Crash, kemarin.
Selain itu, faktor aspal baru juga menambah semangatnya. Karena trek yang sedianya bergelombang sudah tidak ada lagi dan Hayden tinggal berharap cuaca di Spanyol nanti bersahabat.
“Valencia jadi yang terakhir musim ini. Meski kami tahu akan tetap sulit tampil hebat, tapi kami akan tetap mencoba bersenang-senang dan finis dengan cara terbaik yang saya bisa.â€
Musim depan, jok lowong Hayden akan diisi Cal Crutchlow dari tim Monster Yamaha Tech 3. Sementara
The Kentucky Kid, sudah memutuskan beralih ke tim Aspar dengan pasokan mesin Honda.
Tapi Honda bukan satu-satunya yang akan meninggalkan Ducati. Team manager Vittoriano Guareschi juga angkat kaki untuk mengurusi tim baru milik Valentino Rossi di pentas Moto3.
“(Valencia) ini akan jadi seri terakhir, seri terakhir Nicky bersama kami setelah lima tahun, begitupun dengan saya,†ujar Guareschi. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: