Pebalap muda itu, kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara dunia pertamanya.
Enam tahun silam, The Doctor bertarung ketat dengan Nicky Hayden di klasemen teratas. Rossi yang berhasil merebut start terdepan, berkeyakinan akan menjadi juara dunia. Namun, pada putaran kelima pebalap Italia itu terjatuh. Meski masih mampu melanjutkan balapan, tetapi Rossi finish di urutan ke-13 sehingga yang berhak menjadi juara dunia adalah Hayden. “Saya harap Marquez menjalani situasi yang tidak sama seperti saya di 2006. Meski waktu itu saya unggul beberapa poin namun hasil akhirnya berbeda,†beber Rossi di
Crash.
Sehingga, kata The Doctor segala kemungkinan di Sirkuit de la Comunitat masih bisa terjadi. Maka Marquez harus berhati-hati menghadapi seri terakhir yang bakal berlangsung sengit tersebut.
Saat ini Marquez telah melepas dua kesempatan mengunci gelar juara dunia MotoGP 2013 di Australia dan Jepang. Sehingga penentuan juara dunia harus ditentukan di Valencia sebagai seri penutup.
Pesaing utama rookie asal Spanyol ini adalah Jorge Lorenzo yang sedang dalam kondisi terbaik. Pebalap Yamaha ini dalam 6 balapan terakhir konsisten menaiki podium, sedangkan Marquez hanya sekali.
Kendati demikian, Marquez tidak mempermasalahkan kondisi Lorenzo yang semakin cepat karena selisih poin masih unggul 13 poin dari Lorenzo.
Dengan finish keempat sudah cukup bagi Marquez menyandang mahkota juara dunia. “Saat di Motegi saya berusaha mendahului Lorenzo. Namun saya melihat terlalu banyak resiko sehingga keputusan mendapat 20 poin (podium kedua) adalah pilihan terbaik,†ujar Marquez.
Sekarang yang akan dia lakukan hanyalah berkonsentrasi tampil apik dan bakal memberikan pertunjukkan menarik. “Juara dunia bukanlah target utama. Hanya saja kami (HRC) selalu berusaha tampil terbaik dan menjadi juara dunia.†[Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: