"Kita instruksikan lurah, camat dan Disdik untuk mendata anak agar tidak ada yang putus sekolah satu pun, jadi tidak ada alasan anak-anak cari uang untuk sekolah nanti," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (22/10).
Tujuan pendataan ini juga, lanjutnya, untuk mendeteksi anak-anak yang memang benar-benar masuk kategori miskin. Pasalnya, banyak anak-anak yang berkeliaran di luar sana tidak jelas identitasnya dan lebih memilih untuk tidak bersekolah.
"Untuk orang-orang yang tidak mampu kerja, tidak mampu cari uang, mungkin kita cuma kasih makan saja. Jadi kita harus bedakan mana yang betul-betul cari uang atau betul-betul miskin," terangnya.
Basuki berharap melalui identifikasi semacam ini, Jakarta dapat segera berubah menjadi kota yang ramah untuk anak-anak. Dalam prosesnya, Basuki pun saat ini tengah membangun rumah penampungan untuk anak-anak korban kekerasan.
[wid]
BACA JUGA: