Dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini bersinergi mengerjakan 1.958 instalasi sumur resapan di lima wilayah di ibukota. Jumlah ini jauh meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang hanya tujuh buah sumur resapan.
"(Angka) itu Pak Andi (kepala Dinas Energi dan Perindustrian) lho yang ngomong, bukan saya ha ha ha ha," ujar Jokowi spontan di hadapan dua SKPD yang diundangkan di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (9/10).
Tujuan pembangunan sumur resapan ini, menurut Jokowi, agar banjir di 200 titik rawan di Jakarta minimal bisa berkurang. Masing-masing sumur dibuat dengan kedalaman 60-200 meter.
Kadis Dinas Energi dan Perindustrian, Andi Basok mengemukakan, selama ini banyak saluran air di Jakarta yang sulit untuk dikeruk ataupun dilebarkan karena banyak warga yang bermukim di area hijau tersebut.
"Di Jakarta banyak banjir jadi saluran nggak mampu menerima air dalam waktu singkat. Salurannya nggak pernah dilebarin jadi kapasitasnya kurang. Oleh karena itu melebarkan saluran butuh lahan. Jalan pintas kita targetkan sumur resapan untuk kurangi air yang datang untuk dialirkan ke saluran," terang Andi.
[wid]
BACA JUGA: