Tren Berubah, Pendatang Anggap DKI Kota Transit Saja

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 16 Juli 2013, 13:55 WIB
rmol news logo Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) memprakirakan migrasi penduduk ke Jakarta pasca perayaan Idul Fitri tahun ini akan menurun dratis.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Purba Hutapea mengatakan,
berdasarkan data yang diperolehnya, sebetulnya penurunan jumlah pendatang ini terjadi setiap tahun. Pada 2011 lalu, jumlah pendatang di Jakarta berkurang 7.340 jiwa atau menurun 12,40 persen. Sedangkan di tahun 2012 berkurang 4.043 jiwa atau turun 7,79 persen. Hal ini karena Jakarta dianggap kota transit saja oleh para pendatang.

Sedangkan kota tujuan para pendatang adalah Bogor, Cengkareng, Tangerang dan daerah industri lainnya.

"Trennya berubah. Kalau ke Jakarta itu (pendatang) hanya transit saja. Kemudian mereka pindah ke daerah tetangga seperti Bogor, cengkareng dan Tangerang," ujar Purba di Balaikota, Jakarta, Selasa (16/7).

Namun untuk pendatang yang bersikeras datang ke Jakarta, Purba mengatakan, pihaknya akan menerapkan sistem baru yang disebut Bina Kependudukan. RT/RW setempat akan dilibatkan untuk mengembangkan sistem ini.

"Warga pendatang itu hanya sementara ke ibukota. Ya bikin surat domisili sementara," jelas Purba.

Progam Bina Kependudukan mulai  disosialisasikan pada H-7 sampai H+7 Lebaran. Dalam program ini, warga diminta menyelesaikan atau memiliki surat keterangan pindah dari desa, jaminan pekerjaan dan jaminan tempat tinggal.[wid]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA