“Saya cukup beruntung pada set ketiga. Saya mulai bermain sangat baik lagi, dan menekan dia dari awal, dan pada akhirnya bisa menyelesaikan pertandingan,†ungkap Garrigues dikutip situs WTA.
Pemain berusia 30 tahun itu memiliki pengalaman yang luar biasa selama tampil pada turnamen tenis putri yang berlangsung di Palermo ini. Dia memiliki rekor menang-kalah 33-4, dan berhasil mengangkat trofi juara pada 2001, 2004, 2005, 2006 dan 2011. "Ini selalu menjadi pengalaman besar di sini. Palermo benar-benar bagus. Saya merasa seperti berada di rumah di Valencia.â€
Di laga berikutnya, Garrigues terhindar melawan unggulan kedelapan asal Republik Ceko, Karolina Pliskova. Pasalnya, Pliskova secara mengejutkan disingkirkan pemain nonunggulan asal Jerman, Dinah Pfizenmaier, dua set langsung 7-5, 7-5.
Di laga lain, petenis Italia, Roberta Vinci, masih terlalu kuat untuk pemain senegaranya, Giulia Gatto-Monticone. Pada laga yang digelar pada malam hari itu, Vinci membungkus kemenangan dua set langsung 7-6 (6), 6-3 dalam waktu 90 menit.
“Bermain di malam hari tidak mudah, karena kondisi yang berbeda dari waktu sebelumnya. Tapi saya senang berada di babak kedua di Palermo. Saya benar-benar ingin mengucapkan selamat kepada lawan saya, Giulia, untuk performa brilian malam ini. Dia adalah pemain yang sangat berbakat,†ujar Vinci usai laga.
Selanjutnya, Vinci akan ditantang pemain muda Slovenia, Polon Hercog, yang meraih kemenangan 6-4, 6-1 atas Eva Birnerova (Republik Ceko) di pertandingan babak pertama.
Sementara itu, petenis Republik Ceska, Klara Zakopalova, harus bersusah payah dalam mengalahkan pemain tuan rumah Italia, Flavia Pennetta. Dalam laga itu, Zakopalova yang menempati unggulan keempat mencatatkan kemenangan 6-2, 2-6, 6-3.
Kemenangan itu semakin mempertipis kedudukan dalam rekor pertemuan mereka menjadi 5-4 untuk Pennetta. Namun, terdapat satu statistik lain yang Zakopalova berada di depan Pennetta, yakni tanggal lahir mereka yang hanya terpaut satu hari. Zakopalova lahir pada 24 Februari 1982, sementara Pennetta pada 25 Februari di tahun yang sama.
Baik Zakopalova dan Pennetta memiliki modal yang cukup bagus dalam menyambut Italiacom Terbuka. Zakopalova melangkah hingga ke babak ketiga Wimbledon, dan Pennetta terus melaju sampai ke babak keempat. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: