“Kejuaraan dunia salah satu target utama, kami ingin menjadi juara pada Kejuaraan Dunia 2013 di Guangzhou, China,†ujar Hendra Setiawan usai penyerahan bonus Rp 119 juta di Taufik Hidayat Arena, Jakarta, kemarin.
Bonus itu diberikan langsung oleh pendiri TDR One Team Foundation Teddy Hartono kepada Ahsan dan Hendra di hadapan komunitas klub. “Jumlah ini didapat dari jumlah
like di Facebook kami. Setiap
like senilai Rp 500,†kata Teddy. “Kami berharap sumbangan ini bisa membantu Hendra dan Ahsan semakin berprestasi lagi,†tambahnya.
Menurut Hendra, dirinya bersama Ahsan memiliki persiapan kurang lebih satu bulan. Dengan persiapan yang cukup panjang ini menjadi keuntungan untuk mengevaluasi apa-apa yang kurang. “Kita evaluasi, dan kita harus tingkatkan lagi power karena kekuatan ganda putra di dunia rata-rata sama. Tidak seperti dahulu yang mempunyai perbedaan mencolok, sekarang kekuatan ganda putra merata,†ujar dia.
Sementara itu, Mohammad Ahsan mengatakan dirinya lebih fokus pada Kejuaraan Dunia. “Kami punya persiapan lebih panjang sehingga harus dimaksimalkan. Saya sendiri tidak berpikir terlalu jauh. Yang penting fokus dan fokus pada Kejuaraan Dunia dahulu,†ujar Ahsan.
Ketika ditanya bagaimana menjaga kekompakan, Ahsan dan Hendra sama-sama menjawab mereka saling mengingatkan satu sama lain apabila ada kekurangan. Intinya terus berkomunikasi.
Duet yang dibentuk belum setahun itu berhasil menembus peringkat enam dunia dari sebelumnya di posisi tujuh BWF. Peringkat Ahsan/Hendra meroket setelah berjaya di kandang sendiri dengan memenangi Djarum Indonesia Open Premier Super Series (DIOPSS) 2013 setelah mengalahkan pasangan nomor satu BWF Ko Sung-hyun/Lee Young-dae (Korea Selatan). [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: