Insiden senggolan dua pebalap itu terjadi belokan pertama lap terakhir. Kala itu, Marquez tengah berduel dengan rider Yamaha Tech 3, Cal Crutchlow yang juga mengincar podium kedua. Crutchlow yang terlihat mencoba melewati Marquez, menyentuh ban belakang pebalap Honda Repsol itu hingga nyaris kehilangan keseimbangan dan jatuh.
Kendati demikian, Marquez berhasil mempertahankan posisi runner-up sampai balapan rampung. Pebalap asal Spanyol itu mengatakan, kejadian seperti itu adalah hal wajar dalam dunia balap.
“Oh! Cal menyenggol!’ Tapi itu bagus, bukan? Hal biasa yang menjadi bagian dari balapan. Biasanya, saya yang menekan, tapi kali itu saya yang berada dalam posisi bertahan,†tuturnya.
Crutchlow yang secara sadar ban depannya menyentuh ban belakang Marquez pun menyatakan, sesekali Marquez harus tahu bagaimana rasanya disenggol pebalap lain. “Saya ingin Marc merasakan hal yang sama!,†papar Crutchlow.
Meski begitu, rider Yamaha Tech 3 itu menegaskan tak memiliki niatan sama sekali menyenggol Marquez. Menurutnya, motor rookie Honda Repsol itu tiba-tiba terhenti dan terjadilah senggolan itu.
“Insiden itu adalah salahnya! Jelas sekali! Saya tidak berniat menekan posisinya. Saya hanya ingin mengerem di tempat yang biasanya, tapi Marc mengalami masalah pada lengannya dan saya bisa lihat itu, dan insiden itu tak separah Marc dan Dani di Barcelona.†pungkasnya. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: