Pasalnya Brazil selalu menampilkan permainan yang impresif sejak awal gelaran pemanasan Piala Dunia itu. Menurutnya, Brazil telah memainkan sepak bola hebat dan hasil tersebut membuatnya lebih percaya diri untuk menjalani Piala Dunia 2014.
“Ini lebih dari sekedar gelar juara karena kami telah menunjukkan bahwa kami berada di jalur yang benar. Sekarang kami merasa lebih percaya diri,†ungkap Scolari, seperti dilansir laman FIFA.
Brazil pun mengukir hattrick, tiga kali beruntun juara Piala Konfederasi. Perjalanan tim Samba pun ciamik. Jepang dihajar 3-0 dan disusul pertandingan lawan Meksiko yang dimenangi dengan skor 2-0. Sedikit kesulitan dihadapi saat bersua Italia, Neymar dan kawan-kawan hanya menang tipis 4-2.
Menginjak babak semifinal, Brazil kembali menunjukkan kedigdayaannya dengan membungkam Uruguay 2-1. Performa mereka di babak final pun semakin meningkat, terbukti sang juara dunia tiga tahun lalu ditaklukkan dengan skor telak tanpa balas.
Apa yang diucapkan Felipao —panggilan Scolari— seolah semakin tergambar jelas jika melihat bahwa empat pemainnya meraih penghargaan secara individu. Selain Neymar, ada juga nama Fred, Paulinho, dan Julio Cesar.
“Ini adalah pesan pada seluruh Brazil. Kami bisa membuktikan bahwa dengan bersatu, kami bisa terus melangkah ke depan,†tutup Scolari.
Dalam pertandingan itu, Neymar tidak hanya terpilih sebagai
Man of the Match dalam laga final. Ia juga mendapat trofi tambahan, yakni
adidas Golden Ball Award dan
Bronze Boot sebagai bentuk penghargaan atas performa apiknya yang ditampilkan selama Piala Konfederasi digelar.
Selain dirinya, rekan satu timnya, Fred juga mendapatkan gelar Silver Boot disaat Fernando Torres keluar sebagai top skor dan memperoleh
adidas Golden Boot.Sementara itu Paulinho, gelandang Brazil bernomor 18 menyabet penghargaan berupa adidas
Bronze Ball atau pemain terbaik ketiga turnamen. Paulinho harus puas dikalahkan Neymar dan Andres Iniesta yang meraih
adidas Silver Ball.Sedangkan penjaga benteng pertahanan terakhir Brazil, Julio Cesar keluar sebagai kiper terbaik dan memperoleh adidas Golden Glove disaat Spanyol dinobatkan sebagai tim yang paling menjunjung tinggi sikap
fair play. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: