“Senang mendengar Laura Robson mengalahkan unggulan 10 di Wimbledon,†kicau sang PM di akun Twitter, dikutip Dailymail, kemarin.
Kemenangan Robson pada laga yang berlangsung di Court 1, komplek All England Club, London, Inggris ini juga menuai rekor. Dia jadi petenis putri Inggris pertama yang mengalahkan pemain yang masuk 10 besar dalam daftar unggulan turnamen Wimbledon. Terakhir, Sam Smith melakukannya pada 1998 saat mengalahkan unggulan ketujuh, Conchita Martinez.
Petenis berusia 19 tahun ini terlihat sangat senang ketika memastikan kemenangan. Tanpa ragu dia mengepalkan tangan ke udara dan langsung menemui sang kakak, Nick yang berada di pinggir lapangan.
“Ini adalah kemenangan besar bagi saya. Ini hasil yang sangat baik dan cukup sulit meraihnya setelah aku sempat gugup di awal. Pasalnya, saya akan bertanding melawan pemain top,†beber Robson.
Kemenangannya ini sekaligus menyelamatkan muka Inggris di bagian putri. Tak seperti Robson, dua petenis putri Inggris lainnya, Heather Watson dan Tara Moore yang mendapat wildcard langsung tersingkir di babak pertama.
Di laga lain, petenis Polandia, Agnieszka Radwanska juga tak terbendung langkahnya. Unggulan keempat itu menang mudah atas Yvonne Meusburger dari Austria dua set langsung, 6-1, dan 6-1.
Petenis China Li Na juga menapaki langkahnya ke babak kedua. Tanpa banyak keluar keringat, dia menyingkirkan Michaella Krajicek dengan kemenangan 6-1, dan 6-1.
Sang juara bertahan, Serena Williams juga lolos tanpa banyak kesulitan. Serena menuntaskan perlawanan Mandy Minelle 6-1, 6-3. Unggulan ke-31, Romina Oprandi harus mengakui keunggulan Alison Riske akibat cedera.
Beruntung nasib sial tak dialami Angelique Kerber yang merupakan unggulan ketujuh. Dia berhasil melewati rintangan dari petenis Amerika Serikat, Bethanie Mattek-Sands dengan menang dua set langsung, 6-3, 6-4.
Di bagian putra, unggulan pertama, Novak Djokovic mengalahkan lawannya asal Jerman, Florian Mayer 6-3 7-5 6-4. Di laga ini, Djokovic cukup berhati-hati dalam bermain. Pasalnya, lawannya ini adalah bekas musuhnya di perempatfinal pada perhelatan yang sama tahun lalu. “Saya menghormati kenyataan bahwa saya harus 100 persen fokus dari awal hingga akhir,†beber Djoker. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: