Dalam tes yang berlangsung kemarin, Marquez melahap 71 lap dengan menggunakan mesin Honda yang dipakai untuk musim 2013. Dia mencatat waktu satu menit 48,434 detik, lebih cepat 0,017 lebih cepat dari rekor yang diukir oleh Stoner saat meraih pole position tahun 2011.
“Saya merasa senang dengan tes hari ini. Aragon adalah salah satu sirkuit favorit saya dan menungganggi motor MotoGP, hal itu menjadi lebih menyenangkan. Awalnya, tes itu berjalan sulit, karena banyak titik pengereman yang masih belum saya hafal. Tapi, pada akhirnya saya merasa nyaman,†ungkap Marquez, dikutip situs resmi MotoGP.
Marquez menuturkan, timnya melakukan tes yang bagus untuk menyelesaikan masalah dalam beberapa balapan terakhir. Dia yakin, tes ini akan berguna untuk sirkuit lainnya, tak hanya di Aragon.
Rider asal Spanyol yang akan mencoba prototipe mesin Honda untuk musim 2014 itu, juga menunjukkan rasa antusiasnya. “Besok saya akan melakukan tes yang lebih banyak lagi menggunakan motor yang di pakai untuk saat ini, lalu saya akan mencoba prototipe motor 2014. Itu akan menjadi hari yang sibuk,†katanya.
Sementara itu, pebalap Yamaha, Valentino Rossi dapat kabar baik dari ujicoba di Aragon. Masalah pengereman yang selama ini jadi kendala diklaim sudah jauh membaik, yang membuatnya tak sabar tampil di MotoGP Belanda.
“Pertama kami memodifikasi setelannya dan juga garpu depan dan sekarang saya lebih nyaman saat mengerem, saya bisa mengerem lebih dalam lagi dan menghentikan motor dalam keadaan lebih baik. Buat saya ini adalah kemajuan terbesar,†ungkapnya.
Atas kemajuan tersebut, Rossi mengaku tak sabar untuk mencobanya langsung di atas lintasan. Tapi dia harus menunggu hingga balapan berikutnya yang digelar di Sirkuit Assen, Belanda.
“Saya sangat gembira karena sampai hari ini saya belum menemukan feeling saat mengerem, saya selalu mendapat sedikit masalah. Saya tak sabar tampil di Assen untuk memahami apakah ini juga bisa berlaku di atas lintasan saat balapan,†jelasnya. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: