Pemprov Gandeng Jakpro dan Green Bay Bangun Rusun di DKI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 17 Mei 2013, 18:39 WIB
rmol news logo Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang meneruskan pembangunan yang salah dari pemerintahan periode sebelumnya. Baik itu normalisasi banjir maupun pembangunan rumah susun.

“Jujur saja, ini tuh PR (pekerjaan rumah) dari 30 tahun lalu. Pak Gubernur bilang kalau kemarau begini, rumah di area waduk akan bertambah (di area waduk),” kata Ahok di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (17/5).

Menurut Ahok, bila pemukiman warga di Waduk Pluit tidak dibersihkan, maka warga akan kembali membangun rumah kontrakan yang nantinya semakin mempersempit area penampungan air.

Untuk itu, lanjutnya, Pemprov akan gandeng BUMD, PT Jakarta Propertindo (Jakpro)  dan Green Bay untuk membangun rusun di Jakarta. Jakpro diminta membangun jalan layang di atas bantaran sungai Muara Karang, Jakarta Utara.

Ahok juga menegaskan bahwa tindakan Pemprov ini bertujuan untuk membereskan tuan tanah ilegal yang menduduki tanah negara. Menurutnya, bila Waduk Pluit tidak dibenahi secara total, maka warga akan kembali membangun rumah di atas lahan yang sudah dikosongkan.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA