Falcao membuat Atletico ungÂgul dulu menit keempat. SaÂyang Juanfran membuat gol buÂnuh diri sehingga El Real meÂnyaÂmakan skor menit 13. Angel Di Maria mencetak gol kemenaÂngan menit 62.
Terkait itu, punggawa Los BlanÂcos bernomor pungung 22 tersebut, merasa senang dan dia menegaskan, kemenangan daÂlam Derby ini memberikan motiÂvasi yang tinggi bagi tim.
“Memenangi pertandingan ini adalah motivasi ekstra dan akan membantu kami untuk mencapai level terbaik pada hari Selasa. KaÂÂmi tahu jika kalah maka mereÂka akan sejajar dengan kami kaÂreÂÂna itu kami melakukan segaÂlaÂÂnya sebaik mungkin untuk menÂÂdapatkan jarak seÂhingÂga kaÂmi bisa lebih tenang dan mampu menang,†tandas Di Maria di siÂtus resmi klub.
Meski menang, hasil ini tak mengubah posisi Madrid di uruÂtan kedua klasemen sementara La Liga dengan koleksi 74 poin dari 33 partai, terpaut 11 poin daÂri Barcelona. Sedangkan, AtleÂtico tetap di posisi ketiga dengan 68 poin.
Sementara itu, meskipun kaÂlah, pelatih Diego Simeone meÂneÂgaskan masih mencari keÂsemÂpatan untuk memberikan sebuah sejarah untuk timnya itu, dan tidak kecewa pada pemaÂinnya. Menurutnya, anak-anak asuhnya sudah berusaha sangat keras dan juga menjalankan instruksi-inÂstruksinya di lapaÂngan.
Sekedar catatan, Simeone, meÂngÂarsiteki Atletico sejak DesemÂber 2011, dan sudah tiga kali berÂduel melawan Jose Mourinho, namun hasilnya selalu kalah.
Di laga pertama timnya kalah 1-4 di Vicente Calderon, dan di perteÂmuÂan pertama musim ini takluk 0-2 di Santiago BernaÂbeu. TerÂkait itu, sang pelatih teÂtap optiÂmis mampu menyudahi sejarah keÂlam Derby Madrid. [Harian Rakyat Merdeka]