Dengan 69 poin di tangan, NaÂpoli hanya perlu dua kemenangÂan dari empat laga sisanya untuk fiÂnis di peringkat kedua musim ini. Itupun dengan catatan AC MiÂlan, yang menguntitnya di peÂringkat ketiga, selalu keok di liÂma laga terakhirnya, termasuk atas Catania malam ini (28/4).
Milan, yang memiliki nilai 59 dari 33 pertandingan, bahkan maÂsih ditempel ketat oleh FioÂrenÂÂtina (58) dalam perebutan temÂpat ketiga yang merupakan spot terakhir untuk mendapatkan jatah tampil di Liga Champions musim depan.
Selain itu, bagi Napoli kemeÂnangan 3-0 (0-0) di Stadion AdÂriatico kandang Pescara tersebut sekaliÂgus memundurkan jadwal pesta juara Juventus. Padahal, jika meÂreka kalah dan Juve maÂlam ini menang atas Torino, maÂka La VecÂchia Signora sudah biÂsa meÂngunci titel scudetto.
“Juventus sangat luar biasa. KaÂmi memang sudah tak bisa berÂÂsaing dengan mereka untuk meÂÂraih gelar juara. Kami cuma puÂÂnya sebuah momen yang mengÂÂgeÂtarkan hati. Tapi secara keseÂluÂruÂhan ini musim yang saÂngat inÂdah,†tutur pelatih Napoli, Walter Mazzarri, dikutip FootÂball Italia.
“Saya takkan membicarakan musim depan dulu. Selama saya di sini, tim telah berkembang luar biasa. Jadi, saya berharap di masa mendatang pemain-pemain ini juga bisa melakoni dua turnaÂmen (Seri A dan Liga ChamÂpiÂons) dengan baik, berkat akumuÂlasi pengalaman mereka di taÂhun-tahun terakhir ini.â€
Tentang kemenangan atas Pescara, Mazzarri mengaku semÂpat cemas sebelum akhirnya GoÂkhan Inler bisa membuka skor di menit pertama babak kedua. SeÂtelah Inler, Napoli menambah gol melalui Goran Pandev menit 58 dan Blerim Dzemaili menit 81.
“Penting sekali bisa memecah kebuntuan di pertandingan-perÂtandingan seperti ini. Saya khaÂwaÂtir karena saya sudah berusaÂha keÂras untuk meningkatkan perÂforma para pemain. Reaksi anak-anak telah meyakinkan saÂya, dan akhirÂnya saya bisa riÂleks,†paparnya.
Napoli di laga ini tidak diperÂkuat top skornya, Edinson CavaÂni, yang sedang menjalani skorÂsing. Mazzarri mengakui, keberÂadaan Cavani begitu berpengaÂruh buat timnya.
“Cavani pencetak gol utama . Jadi wajar kalau kami keÂhiÂlangan. Tapi tim ini sekaÂrang sudah bisasukses tanpa pemain-pemain top. MungÂkin dengan dia ada di lapangan, kaÂmi bisa mencetak gol lebih awal,†imbuhnya. [Harian Rakyat Merdeka]