Di situ, Jokowi yang tampak mengenakan kemeja batik lengan panjang mensosialisasikan penataan kampung tersebut menjadi lebih rapi dan tertata. Mantan walikota Surakarta itu lalu menunjukkan gambar kampung deret.
"Kira-kira akan jadi kayak gini bentuknya, gimana? mau ndak?," ujar Jokowi berbicara lewat mikrophone di hadapan warga RW 01 Kelurahan Tanah Tinggi, Rabu (24/4).
"Mau," jawab warga serentak.
Pekan ini rencananya penataan tersebut mulai dieksekusi. Selain membangun kampung deret, Pemprov DKI juga akan melakukan pelebaran jalan. Setidaknya ada 85 rumah yang direkontruksi ulang.
"Ini tergantung lebar dan luas rumah, nantinya mulai dari tembok PJ KAI Stasiun Senen akan dibuat jalan. Delapan meter lebarnya. Jadi tidak ada lagi bangunan yang menempel di tembok, semua akan dihijaukan," papar Kepala Dinas Perumahan DKI Jonatan Pasodung kepada wartawan.
Sebelumnya, Jokowi sempat menyatakan bahwa Tanah Tinggi akan menjadi contoh realisasi program penataan kampung yang merupakan program unggulannya. Alasan dipilihnya Tanah Tinggi sebagai lokasi percontohan penataan kampung adalah karena jumlah warganya terbilang lebih sedikit.
[wid]
BACA JUGA: