Striker berdarah Uruguay itu mengaku sudah meminta maaf , usai laga yang berakhir imbang 2-2 itu. Insiden gigitan terjadi menjelang dia mencetak gol untuk menyamakan kedudukan pada menit
injury-time.
Suarez dikenakan denda oleh klubnya karena perbuatannya itu menghasilkan banyak kecaman di media massa. Selain itu, dia juga akan menerima hukuman skorsing, setelah FA menyatakan hukuman larangan main tiga pertandingan saja mungkin tidak akan membuatnya jera.
“Aksi Suarez itu didakwa merupakan tindak kekerasan. Berdasarkan peraturan FA, hukuman standar larangan main tiga pertandingan yang biasanya diterapkan itu kemungkinan tidak akan cukup untuk menghukumnya dalam situasi seperti ini,†demikian pernyataan di situs resmi FA.
Suarez memiliki waktu hingga Selasa untuk merespon dakwaan.
Anak-anak asuh Brendan Rodgers tertinggal lebih dulu oleh Chelsea menyusul gol pembuka Oscar dan penalti Eden Hazard. Suarez kemudian terlihat menggamit lengan Ivanovic dan membenamkan giginya ke lengan bek asal Serbia itu.
Ivanovic memberi tanda kepada wasit bahwa Suarez menggigitnya. Namun, para ofisial pertandingan tidak menyadarinya. Suarez kini terancam sanksi Komisi Disiplin FA jika ofisial berhasil membuktikan terjadinya insiden tersebut.
Kendati menuai kecaman dari berbagai pihak, rekan setimnya, Steven Gerrard mengatakan terlepas dari kontroversinya, tak dapat dipungkiri, Suarez adalah pesepakbola dengan talenta luar biasa, menyelamatkan tim dari kekalahan saat melawan Chelsea.
Sekedar catatan, hal serupa pernah dilakukan Suarez saat masih berseragam Ajax Amsterdam, dia pernah mendapat sanksi tujuh laga akibat menggigit gelandang PSV Eindhoven Otman Bakkal. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: