Dengan hasil itu, titel juara dipastikan dalam genggaman kubu Setan Merah, meski liga masih menyiasakan empat pertandingan.
Tim yang diarsiteki Sir Alex Ferguson mengumpulkan 84 poin dari 34 laga, unggul 16 poin atas Manchester City yang menyisakan lima laga. Meski City memenangi semua laga sisa, mereka tak mampu mengejar poin yang diraih MU.
Ini merupakan gelar ke-13 bagi Ferguson yang telah mengoleksi 49 trofi di semua level selama melatih MU.
Perayaan gelar ke-20 ini diwarnai aksi sindiran yang dilakukan salah satu punggawa MU, Patrice Evra. Dia menyindir striker Liverpool Luis Suarez yang menggigit tangan bek Chelsea Ivanovic, dua hari sebelumnya.
Evra tertangkap kamera mengambil lengan palsu yang ilemparkan oleh fans MU dari tribun, lalu dia melakukan gerakan seperti akan menggigitnya.
Bukan rahasia lagi kalau hubungan Evra dengan Suarez memang tidak akur. Keduanya pernah berselisih akibat dugaan pelecehan rasial yang dilakukan Suarez ke Evra.
Atas kasus itu, Suarez tidak pernah menyatakan permohonan maaf kepada Evra secara langsung. Striker 26 tahun itu juga menolak untuk menjabat tangan Evra saat Liverpool melawat ke kandang MU pada Februari tahun lalu.
Pada laga penentuan lawan Villa kemarin, MU langsung tancap gas sejak awal pertandingan. Hasilnya, dalam waktu sekitar setengah jam, mereka sudah unggul tiga gol. Ketiga gol tersebut diborong oleh Robin van Persie.
Tiga gol ini menempatkan Van Persie sebagi top skorer sementara dengan 24 gol.
Meski telah memastikan gelar juara, MU baru akan menerima trofi Liga Primer Inggris pada pertandingan terakhir mereka di melawan Swansea City pada 12 Mei mendatang. Laga penutup ini akan digelar di kandang MU, Old Trafford.
Dengan koleksi 20 gelar Liga Primer, MU merupakan tim yang mencatat rekor gelar juara terbanyak di kompetisi elite Inggris ini. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: