Selanjutnya Gubernur Joko akan memberikan pengarahannya terhadap pelajar dari kedua SMU unggulan tersebut.
Begitu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto yang ditemui di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (17/4).
"Kalau mempertemukan 6 dan 70 itu kemauan Pak Gubernur. Kita tahu setelah empat hari konsentrasi penuh mengerjakan soal, mereka butuh masa-masa transisi agak lepas, refresh. Beliau juga menunjukan bahwa Pak Gubernur peduli terhadap peserta UN dan pendidikan," ujar Taufik.
Taufik mengatakan, pihaknya juga sudah mengeluarkan larangan kepada para peserta UN untuk menggelar konvoi di jalanan termasuk aksi corat-coret.
"Pengumuman telah kita berikan secara lisan ke tiap sekolah. Kita juga sudah lakukan koordinasi dengan Babin setempat, di kelurahan, kecamatan untuk lakukan langkah pencegahan. Dinas melarang, konvoi tidak boleh corat-coret, apalagi corat coret di sekolah, toh kan juga baru usai ujian belum ada," paparnya.
[wid]
BACA JUGA: