Meski Gerimis, Warga Guntur Milih Bertahan di Depan Rumah Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 14 April 2013, 17:35 WIB
Meski Gerimis, Warga Guntur Milih Bertahan di Depan Rumah Jokowi
ILUSTRASI
rmol news logo Gerimis mulai mengguyur wilayah Jakarta sore ini, tak terkecuali di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Meski begitu, warga korban gusuran tanah Komisi Pemberantasan Korupsi di Jalan Gang Gembira, Kelurahan Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan, memilih tetap bertahan di depan pagar rumah dinas Gubernur Joko Widodo.

Salah seorang warga Guntur, Ucok Silalahi mengatakan bahwa pihaknya akan bertahan sampai bisa bertemu orang nomor satu DKI tersebut.

"Kami akan tetap bertahan disini, penentuan nasib kita disini. Kita tunggu terus," ujarnya yang ditemui di depan pagar kediaman dinas Jokowi di Jalan Taman Suropati nomor 7, Menteng, Jakarta, Minggu (14/4).

Pantauan Rakyat Merdeka Online di lokasi, para warga tidak terlihat membawa payung atau alat lain yang dipakai berteduh. Beberapa warga bahkan mengaku belum sempat makan.

"Ini dia yang jadi beban pikiran kita. Tapi akan tetap disini sampai ketemu pak Jokowi sebagai ayah kita," jelas pria yang berprofesi sebagai buruh serabutan ini.

Ia dan juga warga Guntur lainnya yang menjadi korban gusuran tanah KPK hanya ingin meminta pertolongan langsung ke Jokowi agar segera direlokasi ke tempat lebih layak. Sebab, semenjak digusur lima hari lalu, mereka pun terpaksa menempati kantor Karang Taruna Kelurahan Guntur yang begitu sesak karena dihuni oleh sekitar 150-an orang.

"Kita disini hanya minta kepastian saja. Belum lagi pekerjaan kita yang sudah nggak tentu dan anak-anak kita yang sekolahnya terbengkalai," ujarnya lagi.[wid]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA