“Saya bisa membantu tim deÂngan mencetak setidaknya satu gol. Sayang saya gagal mencetak gol. Kami masih harus puas terÂhadap hasil ini dan masih meÂmiÂliki leg kedua,†kata Mario Gotze di situs resmi UEFA.
Sekedar catatan, Saat melaÂwan Malaga, Mario Gotze menÂdaÂpat lima peluang bagus dengan empat di antaranya tepat sasaran. Namun, tak ada satu pun peluang yang Gotze ciptakan mampu menÂjebol gawang Malaga yang dikawal Willy Cabalero.
Kegagalan mencetak gol tentu membuat Borussia Dortmund daÂlam posisi sulit untuk melakoÂni leg kedua di kandang mereka 10 April. Hal itu pun turut memÂbuat Mario Gotze kesal.
Sementara itu, Winger MalaÂga, Joaquin, menegaskan timnya harus bermain fokus ketika meÂlakoni leg kedua perempat final Liga Champions di kandan BoÂrusÂsia Dortmund pekan depan. MeÂnurut Joaquin syarat itu harus diÂpenuhi jika ingin lolos ke baÂbak semifinal.
“Ini adalah hasil yang bagus dan persaingan masih terbuka leÂbar. Kami harus bermain bagus paÂda leg kedua untuk lolos. KaÂmi memiliki tim bagus dan meÂmiliki sejumlah peluang. Pada tahap ini kualitas lawan sangat kuat. Dortmund bagus dalam peÂnguasaan bola dan memiliki tim hebat. Jika kami mampu menceÂtak gol di Dortmund kami akan membuat mereka kesulitan,†kaÂtanya di uefa.com.
Dalam laga itu, Malaga gagal mencetak gol meski mendapatÂkan peluang pertama saat laga berÂjalan menit ketujuh. Javier SaÂÂviola mampu melepaskan diri dari jebakan offside saat mendaÂpatkan umpan dari sayap kanan.
Saviola mampu mengecoh lini pertahanan Dortmund sebelum melepaskan sepakan dari sebelah kanan kotak penalti. Sial, tendaÂngannya masih melebar. Di situs UEFA tercatat, Malaga sukses menÂciptakan 10 kali tembakan ke gawang yang tujuh di antaraÂnya tepat sasaran.
Sama halnya dengan
Die BoÂrusÂsen yang juga menyia-nyiaÂkan banyak kans. Tim besutan Juergen Klopp itu melepaskan 13 percobaan, tujuh tepat sasaÂran, tanpa berbuah gol. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: