"Sistem keamanan ATM KJP ini sesuai prosedur, para pengguna ATM KJP akan langsung diterima dengan orang yang tepat," ujar Direktur Bank DKI, Eko Budiwiyono dalam acara grand opening kegiatan try out Ujian Nasional pelajar SMK dan SMA Negeri se-DKI Jakarta di SMKN 19, Jalan Danau Limboto Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (3/4).
Lanjut Eko, ATM KJP ini tidak hanya sebagai wadah penerima bantuan KJP, tetapi bisa juga untuk alat transaksi ke bank lain sesuai dengan kebutuhan. Tiap siswa pemegang KJP hanya dikenakan biaya administrasi dan perawatan rekening masing-masing sebesar 1.000 rupiah per bulan
"Jika pemegang KJP melakukan transaksi dengan bank lain, tarifnya disesuaikan dengan ketentuan bank tersebut," ujarnya.
Sebagai program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank DKI terhadap dunia pendidikan, sepanjang tahun 2013 Bank DKI telah membuka 80.384 rekening Tabungan Monas Pelajar untuk peserta KJP dengan jumlah kartu ATM terproduksi sebanyak 62 ribu lembar. Masing-masing siswa pelajar SMA dan SMK akan menerima uang bantuan sebesar 240.000 rupiah per bulan.
"Untuk itu pemegang kartu ATM KJP dihimbau agar melakukan transaksi di ATM bank DKI," demikian Eko.
[wid]
BACA JUGA: