Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

SEA GAMES

Lanjutkan Tradisi Emas

5 Emas Digondol Cabang Bulutangkis

Minggu, 20 November 2011, 08:33 WIB
Lanjutkan Tradisi Emas
Simon Santoso
RMOL. Tradisi emas Indonesia di cabang bulutangkis berhasil dipertahankan di SEA Games 2011. Dari tujuh medali yang diperebutkan, tim Merah Putih sukses merebut lima medali emas.

Kelima medali emas itu di­sumbangkan tim beregu putra, tunggal putra Simon Santoso, ganda putra Bona Septano/Mo­hammad Ahsan, ganda putri Agus­tine Anneke Feinya/Mahes­wari Nitya Krishinda, dan ganda campuran Ahmad Tontowi/Lily­ana Natsir.  

Dengan demikian, target em­pat emas yang diusung Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) berhasil dilampau. Indo­nesia hanya gagal di nomor tung­gal putri dan tim beregu putri. Keduanya, hanya harus puas me­raih medali perak.

Medali emas terakhir diraih Indonesia disumbangkan tung­gal putra Simon Santoso, setelah mengalahkan pemain Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk tiga gim 21-10, 11-21 dan 21-19.

Duel yang digelar di Istora Se­nayan, Jakarta, ini Simon men­dominasi perolehan poin di gim pertama. Kemudian dibalas oleh Tanongsak di gim kedua. Di gim penentuan, kedua permain saling serang, saat kedudukan 18-18.

Kemenangan Simon kemu­dian ditentukan akibat kesalahan Tanongsak, akibat terlampau bersemangat membalas pukulan Simon, smash pebulutangkis Thai­land itu malah membentur net. Simon berhasil memperta­han­kan emas SEA Games yang di­rebut dua tahun lalu.

Hasil manis juga ditorehkan pasangan ganda campuran Ah­mad Tontowi/Lilyana Natsir yang berhasil menaklukkan pa­sa­ngan Thailand, Prapakamol Sud­ket/Thoungthongkam Sa­ralee 21-7 dan 21-13.

Sementara itu, di ganda putra yang sudah dipastikan emas le­wat All Indonesian Final di me­nangkan Bona Septano/Moham­mad Ahsan yang mengalahkan seniornya, Markis Kido/Hendra Setiawan 25-23 dan 21-10.

Sedangkan All Indonesia Final di ganda putri, dimenangkan pa­sangan muda Agustine Anneke Feinya/Maheswari Nitya Kris­hin­da yang mengalahkan Melati Nadya/Marissa Vita 21-19 dan 21-17.

Kekalahan wakil Indonesia di final, hanya didapat tunggal putri Adriyanti Firdasari. Firda harus mengakui kehebatan pemain Si­ngapura, Fu Mingtian lewat pertandingan tiga gim 21-14, 12-21, 20-22.

“Lawan memang berat diban­ding laga sebelumnya. Saya su­dah memberikan yang terbaik dan tampil maksimal,” kata Fir­da­sari. [Harian Rayat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA