RD Punya Formula Khusus

Indonesia vs Singapura

Jumat, 11 November 2011, 08:22 WIB
RD Punya Formula Khusus
Tim nasional (timnas) U-23 Indonesia

RMOL. Tim nasional (timnas) U-23 Indonesia akan berusaha memainkan serangan yang efisien dan bervariasi untuk mengantisipasi kokohnya lini belakang  Singapura pada penyisihan Grup A cabang olahraga SEA Games XXVI di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta siang ini.

Pelatih Rahmad Darmawan su­dah me­nyiapkan formula untuk bisa melemahkan lini belakang la­wan, terutama kombinasi saat menyerang dan bertahan.

“Singapura memiliki serangan balik yang berbahaya, mereka bi­sa melakukan serangan dengan ce­pat. Jika pemain kita lengah bisa ber­bahaya dan bisa jadi bu­me­rang buat kita,” ungkap Rah­mad di Jakarta, kemarin.

Singapura selalu menem­patkan tiga striker di depan. Jika bertahan, dua pemain gelandang kanan kiri tim The Young Li­on ini akan turun membantu t­iga pe­main belakangnya. “Itu ten­­tu sangat berbahaya. Kita ha­rus sabar menanti kesem­patan un­tuk bisa menyerang, jangan sam­pai anak-anak terpan­cing dengan jebakan lawan,” ujar coach RD.

Diakui RD, Singapura bukan tim lemah. Terbukti, anak-anak asuh Slobodan Pavkovic mampu meraih satu poin kala berhada­pan dengan Malaysia dan meraih poin penuh saat berhadapan de­ngan Kamboja.

“Kami akan menghadapi tim yang berbeda, dalam segala hal. Lini belakang mereka kuat. Sela­in postur tubuh yang tinggi, pe­ma­in belakang mereka juga sa­ngat disiplin,” kata RD.

Untuk striker, RD melihat kom­binasi Titus Bonai, Patrich Wang­gai maupun Yongki Aribo­wo cukup menjanjikan. “Saya akan turunkan pemain paling fit,” jelasnya.

Sementara itu pelatih Singa­pura, Slobodan Packovic meng­akui, cukup sulit bagi anak asuh­nya untuk mendapat hasil mak­simal dari Indonesia. Selain se­ba­­gai tuan rumah, Indo­nesia tam­pil dengan kekuatan mengejutkan.

“Indonesia bisa saya bilang tim terbaik di ajang SEA Games kali ini. Saya sudah lihat saat tim Anda melumat Kamboja 6-0,” kata Slobodan Packovic.

Tapi, Indonesia jangan terbuai oleh pujian mematikan ini. Ka­rena, bisa saja, Indonesia diberi kesempatan menyerang, tapi Si­ngapura menunggu saat tepat un­tuk mencuri poin.

Packovic juga menyesalkan  keputusan panitia pe­nyelenggara SEA Games (Ina­soc) yang me­nentukan jadwal pertandi­ngan pukul 14.00 WIB. Pasal­nya, suhu panas akan menjadi masalah besar bagi timnya dan mungkin juga bagi Indonesia.

“Saya tidak tahu alasan kenapa main jam dua siang. Saya yakin semua tim akan mengalami ma­salah serius kalau tampil pada saat demikian,” ujarnya. Jadi, ka­lau semua tim merasakan hal yang sama, lalu masalah apa? [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA