“Ada sebuah perioÂde setelah Silverstone dimana, saya merasa sangat tidak ingin pergi. Tetapi hal itu muncul dari perasaan yang amat kuat ketika kami mengeÂtahui bahwa Adriana (Istri StoÂner) tengah hamil,†tutur StoÂner seperti dilanÂsir
Autosport.
“Ketika membuat kepuÂtusan itu, saya pikir itu adaÂÂlah hal terÂbaik yang biÂsa saya lakukan keÂtika itu. Tidak mungkin saya memÂpertaruhkan risiko bagi isÂtri saya atau keÂluarÂga saya,†tamÂbahÂnya beralasan.
Kini pemerintah JeÂpang secara resmi meÂnyatakan kondisi neÂgaÂranya sudah aman dan fasilitas reÂÂaktor nuklir tersebut telah diÂperÂbaiki demi keamanan.
Informasi itu rupanya sampai ke telinga Stoner, sehingga diriÂnya kembali membuka peluang ke sesi MotoGP Jepang.
“Dalam beberapa minggu terÂakhir saya telah mendapat baÂnyak data dari Australia dan orang-orang yang kami rasa bisa dipercaya mengenai masalah terÂsebut. Dan saya sedikit lebih terÂbuka terhadap hal itu dibanding sebelumnya. Saya tidak mengaÂtaÂÂkan akan pergi, tetapi saya tiÂdak mengatakan hal sebaliknya, Dalam beberapa minggu kedeÂpan kami akan terus membahas hal ini,†tutupnya.
Sementara itu, pebalap Honda San Carlo GreÂsini, Marco SiÂmonÂÂcelli memÂbanÂtah telah menÂdapat tekanan harus menÂdapatÂkan podium seteÂlah perÂfÂormanya melorot tanjam. Dia berharap bisa naik podium seÂhingÂga terus memperbaiki posisinya.
Simoncelli selalu start dari baÂris terdepan dalam enam dari seÂpuluh balapan sejauh musim 2011. Tapi, dia gagal memperÂtaÂÂhanÂkan performa tersebut saat baÂlapan sampai finis. MeÂnuju seri berikut, pebalap Italia itu tiÂdak pernah finis lebih baik dari poÂsisi lima dan harus terjaÂtuh daÂlam empat balapan, termaÂsuk saÂat memperebutkan posisi tiga beÂsar di Jerez dan Silverstone.
“Tentu tekanan untuk meraih podium pertama semakin meÂningÂkat tapi untuk saya itu bukan maÂsalah besar,†ucap SimonÂcelli pada
Motorcyclenews.com.
“Saya berusaha membaÂlap deÂngan pikiran bersih walaupun seÂmua orang ingin saya meraih poÂdiÂum untuk pertamaÂkaliÂnya. SaÂya hanya akan melakukan yang terÂbaik dan tidak terÂlalu memiÂkirkan teÂkanan itu,†tamÂÂbahnya.
Dari deÂlaÂpan balapan terÂsisa, SiÂmonÂcelli beÂrÂÂada diÂpoÂsisi keÂseÂÂpuluh di klaÂsemen seÂmentara dengan selisih jauh, 133 poin, dibeÂlaÂkang pemimpin klaÂseÂmen yang sesama rider HonÂÂda, Casey Stoner.
[rm]
BERITA TERKAIT: