Sejak Mei lalu, adik kandung Marat Safin itu terus berjuang menghadapi cedera punggung. Akibatnya, petenis berpostur 185 cm itu pun melewatkan dua grand slam yaitu Prancis TerÂbuka dan Wimbledon. AkibatÂnya, peringÂkat dunia yang dipeÂgangnya terus melorot sampai menempati peÂringÂkat ke-65 dunia. “Dengan menyesal saya harus mengungÂkapkan bahwa cedera punggung saya masih sangat terasa dan saÂya takkan bisa main lagi sampai akhir tahun ini,†ujar Safina.
Lanjutnya, Safina tak ingin terburu-buru untuk kembali ke lapangan. Dia juga tak yakin berapa lama punggungnya akan pulih 100 persen. Dia akan meÂnunggu sambil melakukan seÂjumÂlah rehabilitasi dan pemuliÂhan total.
“Saya tidak tahu persis akan berapa lama karena saya tidak ingin menyiksa diri sendiri dan tubuh saya lagi,†tutup petenis jeÂlita berusia 25 tahun ini
Sebelumnya, Safina sempat mengutarakan ingin pensiun di Februari lalu. Namun, dirinya maÂsih mampu tampil kompetitif diÂbeberapa turnamen termasuk meÂlangkah ke perempat final TurnaÂmen Indian Wells, Maret lalu.
Safina menempati peringkat pertama di rangking WTA pada April 2009. Sebelumnya, petenis kalahiran Moskow 24 April 1986 itu juga menjadi finalis Asutralia Terbuka 2009 dan Prancis TerbuÂka 2008-2009.
Di tunggal putra, petenis AmeÂrika Serikat, Mardy Fish mengÂundurkan diri dari turnamen teÂnis Legg Mason Classic dengan alasÂsan cedera tumit kanan. Petenis peringkat delapan dunia itu mengÂikuti rekan senegaranya Andy Roddick yang juga cedera otot.
Di dua turnamen tenis sebeÂlum Legg Mason Tennis Classic, Fish sukses melaju ke babak final dan menjadi juara di Atlanta pada 24 Juli serta menjadi runÂner-up di Los Angeles pada MingÂgu (31/7).
Kini, posisi Fish di Legg MaÂson digantikan oleh Wayne OdesÂÂnik yang sebelumnya terÂsingkir di babak kualifikasi. OdesÂnik baru kembali bertanÂding setelah terÂkena skorsing selama satu tahun setelah petuÂgas bea dan cukai menemukan hormon pertumÂbuÂhan dalam tasÂnya saat dia tiba di Australia unÂtuk sebuah turnamen tenis.
[rm]
BERITA TERKAIT: