Sejak awal pertandingan, UruÂguay memang bersemangat meÂraih tiket ke final. La Celeste berhasil menguasai perÂtandingan di babak pertama. LaÂwannya, Peru, hanya mampu berÂtahan dan sesekali menyeÂrang. Sayang, dominasi Diego Forlan Cs belum mampu berbuÂah gol. Skor kaÂcamata bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin menarik. Serangan Uruguay akhirnya berÂhasil mencetak skor pada menit 52 melalui striker Liverpool Luis Suarez. Gol tersebut berhasil terÂcipta, ketika Suarez mampu meÂmanfaatkan bola muntah hasil sepakan deras koleganya Diego Forlan.
Lima menit kemudian, Suarez kembali unjuk gigi sebagai pengÂganda keunggulan timnya. Kali ini Suarez mendapatkan umpan manis dari koleganya Alvaro PeÂreira dari tengah lapangan. Lolos dari perangkap offside, Suarez mampu menggocek bola melamÂpaui kiper Peru dengan mudah, gol pun kembali tercipta.
Tampil tertekan dengan terÂtingÂgal dua gol, membuat pertanÂdingan semakin memanas. PaÂsalÂÂnya, kapten lapangan Peru Juan Vargas mendapat kartu meÂrah usai menyikut Sebastian Coates dalam perebutan bola menit 70.
Tertinggal dua angka, dan bermain hanya 10 pemain. Tim selempang merah tidak bisa berkutik menghadapi keganasan Uruguay. Sayang, La Celeste tidak mampu menambah golnya, hingga waktu normal usai, skor 2-0 tetap bertahan.
Usai pertandingan, gelandang Uruguay Alvaro Pereira tidak mau sesumbar atas kemenangan yang diraih skuadnya. “KemenaÂngan ini penting. Aku sangat seÂnang tapi kami harus tetap memÂbumi,†ungkap Alvaro Pereira kepada
AFP.Melaju sampai final Copa AmeÂrica, merupakan prestasi terÂsendiri bagi Uruguay setelah 12 tahun lalu ketika La Celeste harus kalah melawan BraÂzil di final. Kali ini Uruguay berharap tampil sebagai juara.
“Tim ini menunjukkan rasa lapar akan trofi yang luar biasa dan kini kami harus berpikir caÂra meÂmulainya dari awal. KeÂtika berÂpikir semua laga adalah final, kami berharap bisa meÂmenangi trofi ini,†tutur Alvaro Pereira.
[rm]
BERITA TERKAIT: