Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Simoncelli Ingin Tuntaskan Kesialan

Jelang MotoGP Jerman

Jumat, 15 Juli 2011, 04:14 WIB
Simoncelli Ingin Tuntaskan Kesialan
Marco Simoncelli
RMOL. Menempati pole position pa­da MotoGP Belanda dan bebe­rapa kali tercepat di sesi latihan, membuat Marco Simoncelli ki­an percaya diri. Rider Honda Gresini itu op­timis bisa bernasib baik di Sir­kuit Sachsenring akhir pekan ini, Minggu (17/7).

Seperti diketahui, meski selalu tampil fantastis di sesi latihan dan kualifikasi, pebalap kribo itu kerap mengalami nasib sial saat balapan.

Dia selalu gagal finis dan ter­ce­cer ke posisi belakang kerena ter­jatuh dan bersenggolan deng­an pebalap lain.

Dari delapan seri MotoGP 2011, hasil terbaik Simoncelli ada­lah posisi lima besar yang di­raihnya di GP Qatar, Prancis dan yang terakhir di MotoGP Italia di Sirkuit Mugello. Pebalap asal Italia itu berharap bisa keluar da­ri kesialan dan meraih hasil yang lebih baik di Sachsenring.

“Sachsenring adalah sirkuit yang sangat saya sukai, saya se­lalu tampil cepat di sana saat ber­laga di kelas 125cc dan 250cc,” ujar compatriot Valentino Rossi itu.

“Saya juga pernah menang di sana pada 2008 dan 2009. Tahun la­lu saya juga tampil bagus di Mo­toGP dalam perebutan posisi lima,” lanjut Simoncelli.

Keyakinan Simoncelli sema­kin besar setelah tampil impresif saat tes usai balapan di MotoGP Italia, dua pekan lalu. Saat itu Si­moncelli menjadi tercepat kedua dan hanya kalah 0,096 detik atas Casey Stoner (Repsol Honda) di Sirkuit Mugello.

“Balapan di Mugello jelas ak­hir pekan yang positif, meski sa­ya tidak sepenuhnya puas. Sa­ngat penting mengakhiri balapan tanpa drama (terjatuh) dan me­lupakan nasib buruk di Silver­stone dan Assen. Hasil tes usai balapan di Mugello juga positif,” tambah Simoncelli

Hal serupa juga diungkapkan rekan setim Simoncelli, Hiroshi Aoyama. Pebalap asal Jepang itu me­lakukan sejumlah persiapan dan berharap meraih hasil po­sitif. Untuk membangkitkan se­ma­ngat­nya, Aoyama mengenang ke­jayaannya di tahun 2005 dan 2007

Di sirkuit sepanjang 3.761 itu Aoyama pernah meraih podium ketiga di tahun 2005, sementara di tahun 2007 Aoyama bahkan menduduki puncak podium alias juara di GP Jerman saat masih menunggangi Honda dan KTM di kelas 250cc.

“Saya masih merasa tak nya­man setelah kecelakaan di Be­lan­da. Namun, saya setidaknya ingin bangkit dan kembali men­dedikasikan diri kepada rekan-rekan lainnya di tim dan mem­bawa hasil yang memuaskan,” lanjut pebalap kelahiran Ichihara ini. [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA