Namun dalam pertarungan yang berlangsung di MGM Grand Las Vegas, Sabtu (MingÂgu WIB) ini, Pacquiao gagal meÂmenuhi harapan belasan ribu fans yang memadati MGM Grand yang ingin menyaksikan Mosley kalah KO. Rupanya Pacman meÂmiliki alasan tersendiri untuk tiÂdak meng-KO ‘Si Gula’. Meski peÂluangnya sangat besar, petinju yang juga anggota parlemen FiÂlipina itu enggan menghabisi MosÂley atas nama pertemanan.
“Di luar ring Mosley adalah teÂman baik, tapi di atas ring dia adalah lawan. Saya tiÂdak punya target KO, namun akan menamÂpilkan yang terÂbaik,†ujar PacÂman saat diwaÂwanÂcara sebelum naik ring.
Dalam pertarungan 12 ronde terÂsebut, Pacman memang sudah mendominasi sejak ronde perÂtaÂma. Terus tampil menyerang, peÂtinju yang mengantongi delapan gelar berbeda itu berhasil meroÂbohkan Mosley di Ronde ketiga saat sebuah jap dan pukulan kiri yang kuat berhasil menghantam wajah Mosley.
Meski sempat terlihat ling-lung, Si Gula merhasil bangkit untuk melanjutkan pertandingan. Jual beli pukulan terus terjadi hingga ronde kesembilan meski secara kasat mata, laga ini lebih dikuasai Pacquiao.
Di ronde 10, Mosley sempat menjatuhkan Pacquiao. Namun dari tayang ulang menunjukkan petinju asal Amerika Serikat itu tidak memukul namun melakuÂkan dorongan sehingga Pacquiao terjatuh.
Pacquiao yang tampil dengan cepat dan lincah sejak ronde perÂtaÂma tidak mengendurkan seraÂngannya pada ronde ke-11, seÂmeÂtara Mosley yang terlihat muÂlai kelelahan banyak berlari unÂtuk menghindari serangan laÂwanÂnya.
Jelang akhir laga di ronde 12, Pacquiao masih terus tampil meÂnyerang dan berhasil memasuÂkan beberapa pukulan ke wajah dan tubuh Mosley hingga akhirÂnya bel tanda berakhirnya ronde dibunyikan.
“Aku hanya mencoba berikan yang terbaik untuk anda semua. Mosley tentu merasakan kekuatÂan saya, dan dia banyak berlari untÂuk menyelesaikan 12 ronde, dan agar tidak KO walau dia semÂpat merasakannya di ronde keÂtiga,†ujar Pacquiao.
[RM]
BERITA TERKAIT: