Tampil di hadapan penduÂkungÂÂnya sendiri, Mavericks tamÂpil penuh keyakinan dengan meÂngalahkan Lakers 98-92 di partai ketiga. Di kuarter pertama, Mavs berhasil mengungguli LaÂkers dengan 29-27. Lakers meÂnuÂÂtup paruh pertama laga dengan keÂunggulan 51-47.
Lalu, di kuarter ketiga Lakers unggul 72-66, namun Mavericks mampu mengejar ketertinggalan pada kuarter keempat dan berÂbalik unggul 98-92.
Atas hasil tersebut, Lakers terÂtinggal 0-3, dan tidak ada satu timÂpun dalam sejarah NBA yang mampu lolos ke final dengan konÂdisi seperti ini. Apalagi pada perÂtemuan keempat, Senin (9/5) Mavs kembali menjadi tuan rumah.
Kemenangan Mavs, berkat aksi ciamik yang ditampilkan Dirk Nowitzki sebagai top perÂformer dengan donasi 32 poin, semÂbilan rebound dan satu asÂsist. Disusul, rekannya Jason Terry menamÂbahÂkan dengan 23 poin, tiga rebound dan satu assist.
Di kubu Lakers, Andrew ByÂnum menyumbang 21 poin dan 10 rebound untuk Lakers, seÂmentara Lamar Odom mencetak 18 poin dan Kobe Bryant meÂnamÂbahkan 17 angka.
“Jelas kami sangat kecewa,†ujar pelatih Lakers, Phil Jackson, yang belum pernah mengantongi kekalahan 3-0 di semifinal daÂlam 20 tahun karirnya sebagai seÂoÂrang pelatih NBA.
“Kami merasa seperti bermain satu banding tiga. Mereka lebih baik dalam menyelesaikan perÂmainan dari kami. Tapi, kami maÂsih percaya bahwa kami akan meÂmenangkan pertandingan beÂrikutnya dan kami akan keluar dari kesialan ini,†harapnya.
Bintang Lakers Kobe Bryant juga mengatakan, kalau timnya membuat beberapa kesalahan yang sangat fatal sehingga kalah 3-0 di semifinal playoff.
“Saya mungkin akan sakit keÂpala atau gila karena saya pikir kaÂmi masih akan menang,†kata Bryant. “Kami berharap menang di pertandingan keempat pada hari Minggu,†tegas pemilik noÂmor punggung 24 itu. [RM]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: