Mereka yang melaju ke final adalah pasangan Tantowi AhÂmad/Liliyana Natsir dan paÂsangÂan Frans Kurniawan/Pia ZeÂbaÂdiah Bernadeth.
Tontowi/Liliyana meraih tiket final setelah menaklukkan laÂwannya yang juga sesama InÂdoÂnesia Muhammad Rijal/Debby Susanto yang mundur di set keÂdua, saat kedudukan 21-17, 15-9.
Pasangan Rijal/Debby meÂmuÂtuskan untuk mundur karena tidak bisa melanjutkan pertanÂdingÂan, lantaran salah satu dianÂtara mereka cedera. Saat berita ini diturunkan, belum ada keteÂrangÂan resmi dari keduanya.
Sedangkan pasangan Fran KurÂniawan /Pia Zebadiah berÂhasil mengantongi kemenangan 21-12, 21-16 dari pasangan MaÂlayÂsia yang menjadi unggulan kelima, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.
Pada partai lain di sektor tungÂgal putra, pemain veteran DenÂmark, Peter Hoeg Gade, meÂlangÂkah ke final, setelah menang 21-15, 21-19 atas unggulan keenam dari Korea Selatan, yang kemaÂrin menyingkirkan pemain anÂdalÂan Indonesia Taufik Hidayat, Park Sung Hwan. Di final, MingÂgu (1/5/11), Peter Gade meÂnungÂgu pemenang antara unggulan utama dari Malaysia, Lee Chong Wei, dengan unggulan delapan dari Hongkong, Hu Yun.
Sementara itu, Ketua Umum PBSI Djoko Santoso berÂjanji akan melakukan evalusi pada sekÂtor tunggal putra dan putÂÂri menyusul kegagalan di InÂdia. Evaluasi itu dilakukan seÂbeÂlum digelarnya Piala SudirÂman di Qingdao China, 24-29 Mei menÂdatang.
“Tunggal putra menjadi atensi untuk dievaluasi. Apa yang seÂbeÂnarnya terjadi dan apa kÂeÂleÂmahan sehingga mereka kalah,†kata Djoko di Malang, kemarin.
Beberapa pemain tunggal putÂra dan putri andalan Indonesia yang kandas dibabak pertama diÂanÂtaraÂnya adalah Sony Dwi KunÂcoro, Simon Santoso dan HaÂyom Rumbaka. Sedangkan putÂri yang kalah dibabak perÂtama adalah Adriyanti Firdasari dan Maria Febe Kusumastuti.
[RM]
BERITA TERKAIT: