“Saya memanfaatkan keÂleÂmahan lawan yang terlalu perÂÂcaya diri,†kata Rahman saat disambut Menpora Andi Mallarangeng di BanÂdara SoeÂkarno Hatta, Banten, kemarin.
“Ini kemenangan luar biasa untuk saya. Banyak orang yang tidak percaya saya bisa meÂÂnang. Bahkan, yang meÂngorÂÂbitkan saya sampai meÂmaÂÂsang taruhan untuk lawan saya. Tapi saya yakin karena suÂdah melakukan persiapan maÂtang,†kata petinju asal Blitar, Jatim ini.
Gelar ini meÂrupakan gelar juara dunianya yang kedua. SeÂbelumnya, Rahman pernah meÂngantongi gelar juara dunia IBF kelas terbang mini setelah meÂng-KO petinju Filipina, Benjie Sorolla di ronde ke-6 2004 silam.
Namun gelar tersebut lepas seÂtelah dikalahkan petinju FiÂlipina, Florante Condes deÂngan kemenangan angka pada 2006.
“Dengan hasil ini, sekarang kita sudah memiliki dua juara duÂnia tinju, selain Chris John. Ini hasil yang saÂngat mengÂgemÂbirakan. ApaÂlagi Rahman akan di gandeng proÂmotor Raja Sapta OkÂtoÂhari. Tentu peÂluang kita unÂtuk memperÂtaÂhanÂkan gelar ini bisa lebih lama,†kata Menpora Andi MaÂÂlarangeng yang didampingi proÂmotor MahÂkota Promotion Raja SapÂta Oktohari.
Namun peluang Rahman unÂtuk digandeng Mahkota ProÂmotion bakal terkendala. Karena, Rahman sudah teÂlanjur menandatangani konÂtrak tiga pertandingan dengan ProÂmotor Kaoshai Galaxy (ThaiÂland).
“Saya sudah telanjur konÂtrak tiga opsion dengan GaÂlaxy, tapi ini akan dibicaÂrakan dengan Mahkota Promotion. MuÂdah-mudahan bisa diÂteÂbus,†harap Rahman. [RM]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: