Usai seri kedua GP Spanyol akhir pekan lalu, tandem Casey Stoner itu kembali menjalani operasi pelepasan dekompresi arteri di tulang selangka. MeÂnurut penelitian tim medis, geÂjala nyeri, rasa sakit dan kuÂrangÂnya kekuatan lengan kiri PedÂrosa bersumber dari adanya deÂkompresi arteri subklavia yang patah di tulang selangÂkaÂnya.
Akibat patahan tersebut, meÂnimÂbulkan nyeri di bahu yang mengganggu performanya di seri perdana. Beruntung di seri kedua GP Spanyol hal tersebut tidak terulang. Pedrosa pun mampu tampil ciamik dengan menempati podium ketiga di akhir lomba.
Setelah melakukan operasi di Teknon Medical Centre, BarÂcelona Spanyol, Pedrosa harus menetap di rumah sakit seÂlama dua hari untuk peÂmulihÂan.
Minggu depan, Pedrosa diÂjadÂwalkan akan kembali ke ruÂmah sakit untuk berkonsultasi dengan dokter. Konsultasi terÂsebut untuk membicarakan tentang bagaimana peluangnya menghadapi seri ketiga di Sirkuit Estoril, Portugal, pada satu Mei mendatang.
Seperti diketahui, cedera tuÂlang selangka tersebut diÂdapat juara dunia GP 250 itu saat menÂjalani sesi latihan di SirÂkuit Motegi Jepang pada 2010 lalu.
Baru melakukan latihan dua lap, Pedrosa harus mengahkiri perburuan gelar juara dunia leÂbih awal. Akibat mengalami paÂtah tulang selangka dan meÂngalami cedera di beberapa baÂgian, Pedrosa harus absen di dua seri dari tiga balapan terÂsisa, sehingga gelar juara dunia 2010 berhasil dikantongi Jorge Lorenzo.
[RM]
BERITA TERKAIT: