“Seseorang mengatakan paÂda saya kalau beberapa
marÂshal membantu Valentino dan tidak membantu Casey, pasÂtiÂnya saya tidak menyukai itu. Saya ingin semua dilakukan tanÂpa ada perbedaan dan tidak seperti ini,†kata Lorenzo seÂperti dikutip
MCN.
Seperti diketahui, pada baÂlapan di Sirkuit Jerez, Spanyol, pebalap Honda Casey Stoner jatuh di lap kedelapan setelah tersenggol pebalap Ducati VaÂlentino Rossi. Lalu, saat keduaÂnya jatuh, marshal lebih meÂmÂprioritaskan membantu
The Doctor ketimbang Stoner.
Meski tindakan tersebut terÂkesan pilih kasih, kata pebalap asal Spanyol itu dapat dimaÂklumi. Soalnya, dengan konÂdisi seperti itu membuat peÂtugas gugup untuk bertindak.
“Dalam momen ini para
marÂshal juga gugup dan kaÂdang sulit untuk bereaksi deÂngan cara yang tepat,†lanjut Lorenzo yang di balapan terÂsebut meraih podium pertama.
Pada kesempatan sama, Lorenzo juga didaulat menjadi pebalap Spanyol terbaik seÂtelah menyamai 15 kali rekor keÂmenangan milik bekas peÂbalap MotoGP Alex Criville. Lorenzo menjadi pebalap keÂdua dari Spanyol yang meraih sukses di MotoGP.
Hebatnya, dari lima pebalap yang star di barisan depan di Sirkuit Jerez (Casey Stoner, LoÂrenzo, Marco Simoncelli, AnÂdrea Dovizioso dan Ben Spies), Lorenzo merupakan satu-satunya pebalap yang tidak terjatuh dalam balapan kemarin.
“Ini kemenangan pertama saya di lintasan basah. Kini, kami bisa fokus untuk meningÂkatkan performa motor kami, sehingga bisa meraih banyak poin pada balapan selanÂjutÂnya,†katanya.
[RM]
BERITA TERKAIT: