Seperti diketahui, Stoner terÂjatuh dan tidak melanjutkan baÂlapan setelah disenggol Rossi paÂda lap kedelapan. Namun, yang membuat kesal pebalap asal AusÂtralia itu tindakan
marshall lebih memprioritaskan menolong
The Doctor dibanding dirinya.
Untuk itu, Stoner meminta adaÂnya perbaikan kinerja pada marshal pada balapan beriÂkutÂnya. “Saya ingin melihat sesuatu dilakukan soal itu. Bukan cuma buat saya, tapi juga buat pemÂbalap lain,†ujar Stoner.
“Saya cuma berpikir ini sungÂguh tak adil. Tak ada konsistensi yang cukup dalam pelaksanaan tugas
marshall di seluruh dunia. Harus ada konsistensi dengan setiap orang, tak menghambat balapan seseorang hanya karena poÂpularitas,†ujarnya.
Selain mengecam
marshall, Stoner juga mengaku kecewa pada Rossi yang telah menÂjatuhÂkanÂnya. Walaupun seusai lomba, Rossi mendatangi dan meminta maaf, kata Stoner, permintaan maÂaf Rossi dilakukan tidak tulus.
Menurutnya, Rossi melakukan keÂcerobohan yang merugikan orang lain (dirinya), dan kedua dia minta maaf tanpa melepas helm-nya.
“Dia tidak melakukan itu untuk dirinya sendiri. Aku lebih suka kalau melakukannya tidak di depan kamera, dan mengÂucapÂkan sesuatu dengan pelan tanpa harus selalu berdalih. Dia ingin melakukan pertunjukan (
show) buat semua orang,†katanya.
Sementara itu, Rossi meÂnyaÂtakan, dirinya tidak bermaksud menjatuhkan Stoner, sehingga cepat-cepat meminta maaf. “KeÂtika saya berada di belakang StoÂner, sebenarnya saya tidak berÂmakÂsud menyalipnya waktu peÂngereman. Tetapi saya meÂngerem sedikit lebih dalam, saya datang terlalu cepat sehingga tidak punya cukup ruang untuk belok dari sisi luar,†ujar Rossi.
“Ini benar-benar kesalahan saÂya dan meminta maaf kepada CaÂsey. Saya tahu bahwa dia pasti saÂngat marah karena dia sama seÂkali tak membuat kesalahan. Saya langsung pergi minta maÂaf,†lanjutnya.
[RM]
BERITA TERKAIT: