Menanggapi rumor tersebut, Mark Webber mengaku jengah saat ditanya seputar hubunganÂnya dengan Vettel. Dia berharap, di masa mendatang tidak ada lagi yang membahas isu tersebut.
“Kami sudah belajar banyak seÂÂjak musim lalu. Itu sudah seÂperti kaset rusak. Orang-orang teÂrus membicarakannya, tapi seÂkali lagi saya katakan bahwa itu hanyalah kaset rusak,†kata WebÂber seperti kutip
Autosport, Rabu, kemarin.
Hubungan Webber dan Vettel semÂpat memanas pada musim lalu. Saat itu, keduanya sama-saÂma ngotot ingin keluar sebagai juaÂra dunia. Kondisi tersebut diÂperÂparah, setelah insiden di GP TurÂki, mobil Vettel menyenggol moÂbil Webber yang menyeÂbabÂkan keduanya batal menguasai poÂdium, padahal sempat meÂmimpin balapan sejak awal.
Sayang, polemik tidak berÂhenÂti sampai di situ. Kalangan media maÂsih terus mempersoalan terÂseÂbut. Jengah dengan situasi itu, Webber akhirnya buka suara meÂminta semua pihak berhenti memÂbaÂhasnya.
“Semoga ketika berumur 70 taÂÂhun tidak ada lagi yang berÂtaÂnya mengenai hal tersebut keÂpaÂda kami berdua,†katanya.
Sementara itu, bos Red Bull, DieÂtrich Mateschitz menyatakan tiÂdak membeda-bedakan antara WebÂber dan Vettel. Meski tahun laÂlu peringkat Webber dibawah VetÂtel, keduanya dinilai meÂmiÂliki kemampuan yang sama.
“Secara personal Mark berÂbeÂda, tapi dia sebagus Sebastian. KeÂduanya petarung sempurna. MeÂreka bisa memenangi perÂtaÂrungan,†kata pengusaha miÂnuÂman merk Red Bull itu kepada
SID, seperti dikutip
Crashnet.Mateschitz juga tidak terlalu riÂsau dengan keterus terangan VetÂtel yang bermimpi suatu saat ingin menunggangi Ferrari. SeÂtiÂdaknya, pebalap Jerman itu maÂsih nyaman di Milton Keynes untuk musim ini dengan opsi diÂperpanjang pada 2012.
Bahkan, tim principal Red Bull, Christian Horner bergurai, ingin mengikat Vettel hingga 2028. “Apakah kami takut keÂhilangannya, itu bukan terÂmiÂnoÂloÂgi Âyang kami pakai. Selama VetÂtel nyaman dengan kami dan meÂmiliki mobil juara, dia tentu tiÂdak akan berpikir pergi ke temÂpat lain, tapi jika suatu hari dia meÂngatakan ingin pergi ke FerÂrari atau MerÂcedes, kami tentu akan meÂmaÂkluÂmi. Kami akan melepasnya,†kata Mateschitz.
[RM]
BERITA TERKAIT: